Kenali Penyakit: Urtikaria

Definisi

            Urtikaria atau biasa disebut Biduran merupakan penyakit kulit berupa papul atau plakat eritematosa yang sedikit meninggi dengan batas jelas dan ukuran beragam disertai dengan bengkak dan gatal. Urtikaria dapat disebabkan oleh alergi, misalnya akibat makanan, maupun penyebab nonalergik seperti paparan panas atau dingin. Urtikaria merupakan penyakit kulit yang umum ditemukan pada anak-anak dan dewasa.

Etiologi/Penyebab

Kebanyakan kasus urtikaria akut bersifat tidak diketahui. Urtikaria dengan etiologi spesifik dapat dibedakan menjadi urtikaria karena alergi, misalnya akibat makanan atau obat-obatan, dan karena penyebab nonalergik, seperti infeksi virus atau bakteri dan paparan suhu panas atau dingin.

Gejala

Gejala utama biduran adalah munculnya bentol pada kulit yang berwarna kemerahan dan disertai rasa gatal. Ukuran bentol berbeda-beda dan dapat muncul di seluruh bagian tubuh. Gatal dan kemerahan pada bentol dapat bertambah parah jika penderita mengalami stres atau terpapar suhu panas.

Gejala lain yang dapat dirasakan oleh penderita biduran adalah pembengkakan pada bibir, kelopak mata, dan tenggorokan, bahkan reaksi anafilaksis yang menimbulkan gejala berupa:

Edukasi

Untuk tidak menggaruk luka karena dapat membuat luka meluas. Hal lain yang dapat diedukasi pada pasien urtikaria adalah sebagai berikut:

  • Urtikaria akut dengan durasi kurang dari 6 minggu umumnya tidak memerlukan pemeriksaan penunjang tetapi ketika durasi urtikaria berlangsung lebih dari 6 minggu, pemeriksaan penunjang sebaiknya dilakukan
  • Edukasi tanda bahaya pada urtikaria, misalnya sesak napas. Tekankan bahwa gejala dapat memburuk dengan cepat sehingga pasien membutuhkan penanganan segera
  • Sarankan pasien untuk menggunakan Epipen (sediaan epinephrine yang mudah dibawa dan digunakan) jika terdapat tanda bahaya

Pengobatan/Tatalaksana

Beberapa cara untuk meredakannya, antara lain:

  • Hindari menggaruk bagian yang bentol.
  • Jangan memakai sabun yang mengandung bahan kimia yang keras, misalnya pewangi.
  • Usahakan area kulit yang terkena biduran tetap dingin. Bila perlu, olesi dengan losion penyejuk atau beri kompres dingin untuk mengurangi rasa gatal.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan ringan.
  • Hindari faktor pemicu biduran, seperti makanan, minuman beralkohol, obat pereda rasa sakit, stres, serta udara panas atau dingin.
  • Catat setiap aktivitas yang dilakukan dan makanan yang dikonsumsi sebelum biduran muncul, agar dapat diketahui pemicunya.

Penggunaan Obat-obatan:

Obat yang umum digunakan untuk mengatasi biduran antara lain:

  • Obat antialergi à untuk meredakan rasa gatal dan mengurangi bentol
  • Kortikosteroid à untuk mengurangi gejala biduran yang parah
  • Krim antidepresan à untuk meredakan gatal-gatal pada kulit yang timbul
  • Agonis reseptor leukotriene à untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada kulit
  • Omaluzimab à diberikan jika pemberian antialergi kurang mampu mengatasi biduran

DAFTAR PUSTAKA

Budianti WK, Menaldi SLSW, Bramono KB, dan Indriatmi W. 2016. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi ke-7. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.h. 190-95. 2.

Silverthorn, D. U. 2014. Fisiologi Manusia: Sebuah Pendekatan Terintegrasi. 6th ed. Jakarta: EGC.

The McGraw-Hill Companies, Inc. 2009. All rights reserved 24-1. The Integumentary System.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online