Kenali Penyakit: Trombosis

Apa itu Trombosis?

Trombosis adalah terbentuknya suaru gumpalan darah yang tidak normal terdapat pada arteria tau vena,kondisi inilah yang dapat alirean darah keorgan tubuh tertentu dan dapat berpotensi menyebabkan keadaan yabg serius,seperti serangan jantung dan stroke.

Tahukah anda gejala dari thrombosis?

Trombosis biasanya tidak menimbulkan gejala sampai gumpalan darah menyumbat atau menghentikan aliran darah ke bagian tubuh tertentu. Gejala dapat terjadi tergantung lokasi sumbatan yang terjadi,yaitu:

  1. Sumbatan pada pembuluh arteri koroner

Sumbatan pada daerah ini dapat menyebabkan serangan jatung,dan terdapat  beberapa gejala seperti pada berikut.

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Pucat
  • Keringat dingin
  • Mual dan muntah
  • Sumbatan pada pembuluh arteri ke otak

Jika trombosis sampau dapat menyumbat arteri di otak, maka akan terjadi stroke. Dan juga memiliki beberapa gejala yaitu:

  • Mati rasa atau kelemahan pada satu sisi tubuh
  • Wajah tampak salah satu terlihat lebih turun atau tidak simetris
  • Sulit berbicara, atau memahami pembicaraan
  • Sakit kepala atau pusing
  • Sulit menelan
  • Sumbatan pada pembuluh arteri perifer

Kondisi ini biasanya terjadi akibat komplikasi dari penyakit arteri perifer,yaitu sebuah penumpukan plak yang terjadi,lalu dapat membentuk gumpalan darah. Gumpalan darah yang menyumbat arteri perifer dapat menyebabkan gejala lain seperti pada berikut.

  • Nyeri tungkai
  • Tungkai tampak pucat, kebiruan, atau terasa dingin
  • Mati rasa atau kelemahan pada tungkai

Bagaimana cara mengetahui jika terkena thrombosis?

Jika sudah mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas maka segeralah mengunjungi rumah sakit,untuk melakukan pemeriksaan. Untuk memastikan dokter juga akan melakukan pemeriksaan berikut.

  • Tes darah, untuk mengetahui kecepatan penggumpalan darah, kadar gula darah, dan kadar kolesterol
  • USG Doppler, untuk mengetahui aliran darah pada pembuluh arteri yang diduga telah mengalami penyumbatan
  • MRI dan CT scan, untuk melihat lebih detail bagian yang mengalami penyumbatan
  • Angiografi, untuk melihat lebih detail kondisi pembuluh darah arteri yang mengalami sumbatan dan kerusakan

Bagaimana cara Pencegahan Trombosis?

Dengan cara menerapkan pola hidup sehat seperti:

  • Berhenti/tidak merokok
  • Olahraga secara rutin
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengonsumsi makanan 4 sehat 5 dan tidak mengandung banyak lemak jenuh
  • Menghindari minuman beralkohol

Bagaimana pengobatannya?

Berikut obat obatan untuk mengatasi trombosis arteri:

  • Obat untuk mencegah penggumpalan darah (antikoagulan dan antiplatelet), seperti aspirin, clopidogrel, dan heparin
  • Obat untuk menghancurkan gumpalan darah (trombolitik), seperti streptokinase
  • Obat untuk meredakan rasa sakit, seperti ibuprofen atau morfin
  • Obat untuk mengontrol kadar kolesterol, seperti statin
  • Obat untuk menurunkan tekanan darah, seperti ACE inhibitor
  • Obat untuk mengontrol gula darah, seperti insulin

Daftar Pustaka

Pervez, H., Rufus, S., & Gopalakrishnan, P. (2019). In-situ Coronary Thrombosis in Antiphospholipid Syndrome: A Case Report. Cureus, 11(9), e5727.

American Heart Association. Understand Your Risk for Excessive Blood Clotting.

National Health Service UK (2020). Arterial Thrombosis.

National Health Service Inform Scotland (2020). Arterial Thrombosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online