Kenali Penyakit: Trauma Vaskular

Trauma vaskular merupakan cedera atau luka pada pembuluh darah. Trauma pada pembuluh darah dapat terjadi pada pembuluh darah arteri yang mana membawa darah ke ekstremitas atau organ penting lainnya, juga dapat terjadi pada pembuluh darah vena yang membawa darah kembali ke jantung. Trauma vaskular sangat berbahaya bagi pasien yang menderitanya, sehingga diperlukan diagnosis dan tindakan penanganan yang cepat untuk menghindarkan akibat fatal berupa amputasi. Perdarahan yang tidak terkontrol dengan cepat akan mengarah kepada kematian pasien, atau bila terjadi kekurangan suplai darah ke tubuh ataupun organ lainnya dapat menyebabkan kehilangan tungkai, stroke, nekrosis dan kegagalan organ multipel.

Trauma vaskular dapat disebabkan oleh luka tajam karena tusukan benda tajam, luka tumpul karena benturan dengan benda tumpul, maupun luka
iatrogenik. Trauma vaskuler sering terdapat bersamaan dengan trauma organ lain seperti syaraf, otot dan jaringan lunak lainnya atau bersamaan dengan fraktur atau dislokasi pada ekstremitas. Bentuk trauma vaskular biasanya tangensial atau transeksi komplit. Perdarahan akan menjadi lebih berat pada kerusakan arteri yang inkomplit, sedangkan pada pembuluh yang putus seluruhnya akan terjadi retraksi (tarikan) dan konstriksi (penyempitan) pembuluh darah yang dapat mengurangi perdarahan.

Gejala klinis yang terlihat mempunyai keterkaitan kepada tipe trauma arteri yang dialami. Terdapat dua tipe trauma yang paling sering dijumpai, yaitu laserasi parsial yang dapat menyebabkan perdarahan yang terus-menerus dan transeksi komplit. Dan yang kedua adalah transeksi komplit yang dapat berakibat kepada retraksi dan trombosis pada ujung proksimal dan distal pembuluh darah, yang nantinya dapat menyebabkan iskemia.

Untuk penatalaksanaan terhadap trauma vaskular harus segera dilakukan secepatnya. Apabila terdapat perdarahan harus dilakukan pertolongan pertama dengan segera. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah menghentikan perdarahan dengan cara menekan daerah atas perdarahan. Sementara pada kasus fraktur dengan trauma vaskular diperlukan tatalaksana yang luas  dan terapi bedah lanjutan untuk menghindari terjadi nya komplikasi.

DAFTAR PUSTAKA

Suhardi, D. (2017). Tatalaksana Trauma Vascular. http://conference.unsyiah.ac.id/ASUp/II/paper/viewFile/703/47

Ulfiani, Bayu Sahdewa, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, & Departemen Ortopedi Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek Provinsi Lampung. (2021). Multiple Fraktur dengan Ruptur Arteri dan Vena Brachialis. Google.com. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&ved=2ahUKEwiwuP60_tjyAhXJdCsKHX2jDxwQFnoECAUQAQ&url=http%3A%2F%2Fwww.journalofmedula.com%2Findex.php%2Fmedula%2Farticle%2Fdownload%2F139%2F157%2F679&usg=AOvVaw02SMATO7CRfDZyABjCRoBL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online