Kenali Penyakit: Tinea / Pitiriase Versikolor

Taukah Anda apa itu Panu?

Pitiriasis versikolor atau tinea versikolor yang kita kenal sebagai panu merupakan infeksi jamur yang sering terjadi pada kulit, penyakit ini ditandai dengan adanya warna kulit yang menggelap atau menjadi lebih terang dari sebelumnya. Kondisi ini disebabkan oleh jamur Malassezia spp yang merupakan jamur normal yang berada pada kulit namun jika terdapat pertumbuhan yang berlebih, jamur dapat berubah dari ragi menjadi factor penyebab infeksi yang dapat menyebabkan peradangan dan perubahan warna pada kulit.

Ada beberapa gejala yang menunjukkan adanya infeksi jamur atau panu, yaitu :

  1. Terdapat bercak lebih terang ataupun lebih gelap daripada kulit di sekitarnya,  biasanya berwarna putih, merah, ataupun coklat.
  2. Timbul bintik-bintik saat berada dibawah sinar matahari atau berjemur.
  3. Bintik-bintik dengan tekstur kering yang disertai rasa gatal ataupun rasa sakit.
  4. Bintik-bintik ini dapat terjadi dibagian tubuh mana saja, namun pada umumnya terdapat pada leher, dada, punggung, dan lengan.

Panu dapat ditemui di berbagai kondisi, ada beberapa factor yang dapat memicu panu pada kulit, seperti :

  1. Pengaruh genetik
  2. Kondisi lingkungan yang panas ataupun lembab
  3. Defisiensi imun
  4. Kehamilan
  5. Kulit berminyak
  6. Kebersihan yang kurang baik
  7. Penggunaan krim kecantikan yang berminyak ataupun lotion.

Infeksi jamur atau panu sering ditemukan pada beberapa kasus dengan berbagai kondisi, namun ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menghindari infeksi jamur atau panu pada kulit. Jagalah kebersihan tubuh anda dengan mandi rutin, pastikan anda tidak menggunakan produk krim yang berminyak secara berlebihan, hindari penggunaan pakaian yang ketat dan gunakan pakaian yang nyaman, dan gunakanlah tabir surya saat bearktivitas di luar ruangan yang memiliki terpapar dari sinar matahari.

Dari banyaknya kasus, penyakit panu dapat terjadi berulang atau kambuh setelah pengobatan. Namun, Umumnya infeksi jamur tidak menular dan tidak menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit ataupun warna kulit secara permanen. Ada beberapa pengobatan yang dapat membantu pengobatan. Panu dapat diobati dengan obat antijamur yang memiliki efek fungisida.

  1. Krim ketoconazole (Imidazole). Krim diaplikasikan dua kali sehari selama 15 hari.
  2. Obat minum itrakonazol dengan dosis 200 mg per hari selama tujuh hari.
  3. Obat minum flukonazol dengan dosis 150-300 mg per minggu selama 2-4 minggu.

Referensi :

Aditya, 2015. Antifungal Treatment for Pityriasis Versicolor. Journal of Fungi. Diakses pada 1 September 2021 pada https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5770013/

Mehdi, 2021. Tinea Versicolor. StatPearls. NCBI. Di akses pada 1 September 2021 pada https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482500/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online