Kenali Penyakit : Tetanus

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang mengakibatkan tubuh kaku dan tegang. Gejala penyakit akan muncul antara 3-21 hari (rata-rata 7 hari). Bakteri ini terdapat diberbagai tempat dan mampu bertahan di lingkungan ekstrem dalam waktu yang lama. Bakteri ini dapat terdapat di debu jalan, tanah, kotoran hewan dan manusia.

Bakteri ini dapat menginfeksi melalui luka, seperti :

  1. Luka gores
  2. Luka tusuk
  3. Luka bakar
  4. Tindik telinga.

Setelah bakteri ini berada pada lingkungan yang sesuai, bakteri selanjutnya akan menghasilkan toksin yang menyebabkan tetanus. Toksin dapat menyebar melalui 2 jalan, pertama melewati otot kemudian menuju ke susunan saraf pusat, kedua melewati pembuluh darah dan kelenjar limfe ke susunan saraf pusat

Gejala-gejala yang muncul sebagai berikut:

  1. Kejang otot
  2. Kaku otot
  3. Kaku leher
  4. Nyeri punggung
  5. Nyeri rahang bawah
  6. Kaku wajah, wajah tampak menyeringai
  7. Mulut kaku sulit dibuka
  8. Sakit tenggorokan
  9. Sulit menelan

Pada komplikasi dapat terjadi:

  1. Kejang dan kaku otot dapat mengakibatkan, robeknya tendon, bergesernya sendir dan patah tulang.
  2. Pada sistem napas dapat mengakibatkan sumbatan saluran nafas,bocor paru-paru dan peradangan paru-paru.
  3. Dapat terjadi gagal ginjal. Gejala ini dikenali dengan terjadinya dehidrasi.
  4. Henti jantung.

Segera bawa kedokter jika terdapat tanda-tanda gejala

Penatalaksanaan:

  1. Membuang sumber tetanospasmin

Luka dibersihkan untuk mengurasi bakteri yang terinfeksi. Diberikan Metronidazole setiap 6 jam selama 7-10 hari dan Penicillin procain selama 7-10 hari, atau Tetracycline jika hipersensitif terhadap penicillin dengan dosis dari dokter.

  • Menetralisasi toksin yang tidak terikat

Memberikan human tetanus immunoglobulin (HTIG) ,diinjeksikan di tiga tempat berbeda oleh dokter.

  • Perawatan penunjang (suportif ) sampai tetanospasmin yang berikatan dengan jaringan telah habis dimetabolisme.

Pasien ditangani di ICU agar dapat diobservasi secara berkelanjutan.

DAFTAR PUSTAKA:

  • Laksmi, Ni Komang Saraswita. 2014. Penatalaksanaan Tetanus. Bali.
  • Putri, Sisy Rizkia. 2020. Pencegahan Tetanus. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online