Kenali Penyakit: Pneumonia

  1. Definisi

Menurut data WHO, setiap tahunnya terdapat 3 sampai 4 juta pasien meningeal karena Pneumonia, sebagian besar diantaranya adalah anak-anak dan orang tua, Pnemonia sendiri adalah penyebab kematian paling umum ketiga di dunia yang diakibatkan oleh penyakit menular. Pneumonia merupakan penyakit infeksi pada system pernafasan tepatnya pada unit pertukaran gas di paru-paru, penyakit ini sering disebabkan oleh bakteri namun dapat juga disebabkan oleh virus, jamur, parasite ataupun infeksi lainnya. Pneumonia juga dapat di artikan sebagai infeksi pada rongga pernafasan yang mengakibatkan adanya akumulasi sel inflamasi dan sekret di alveolus sehingga menyebabkan gangguan pertukaran gas.

  • Penyebab

Pada kebanyakkan kasus penyakit pneumonia disebabkan oleh bakteri, bakteri penyebabnya ini disebut Pneumococci. Pneumonia ini sendiri dibagi menjadi dua kategori berdasarkan penyebabnya yaitu pneumonia typical dan atypical. Bakteri penyebab pneumonia typical dapat di kultur ataupun di lihat pada media garam sedangkan bakteri pneumonia atypical tidak.

  • Pneumonia Typical disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae, Haemophilius influenza, dan Staphylococcus aureus.
  • Pneumonia Atypical disebabkan oleh Leginoella, Mycoplasma pneumonia, Chlamydia psittaci, dan Chlamydia pneumoniae.

Selain dari bakteri, pneumonia juga dapat disebabkan oleh virus, jamur, fungi dan juga parasit lainnya. Bakteri akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui tetesan air liur atau terhirup, lalu bakteri akan masuk dari mulut menuju tenggorokkan, serta sisa makanan atau material dari lambung akan membawa bakteri ke saluran pernafasan dan menyebabkan pneumonia, hal ini dibiasa disebut pneumonia aspirasi.

Pneumonia juga dapat ditularkan melalui aliran darah dan tempat lainnya ke paru paru, namun kasus ini jarang terjadi. Pneumonia yang disebabkan oleh reaksi alergi seperti radiasi, zat beracun atau masalah sirkulasi di paru-paru juga jarang terjadi.

  • Gejala

Pasien dengan pneumonia biasanya datang dengan keluhan gejala pernafasan khususnya yaitu batuk (75%), dyspnea (75%), dan nyeri dada (30%). Selain gejala tersebut terkadang pasien pneumonia juga datang dengan gejala seperti berikut

  • Demam tinggi dan menggigil
  • Tubuh terasa lelah dan lemas
  • Batuk berdahak (terdapat sputum)
  • Nafas terasa pendek dan cepat

Gejala-gejala tersebut tidak semua dimiliki oleh penderita pneumonia dan tidak datang pada waktu yang bersamaan pula. Khusunya pada anak-anak dan orang tua dimana mereka tidak menunjukkan gejala pada umumnya dan menunjukkan gejala lain yang kurang khas seperti sakit perut, diare, dan juga kantuk.

  • Pengobatan

Pada pasien pneumonia yang disebabkan bakteri, pasien harus menjalani terapi empiris sesegera mungkin. Langkah pertama pengobatan adalah untuk melakukan penilaian apakah pasien harus dilakuakn rawat inap atau tidak. Pasien pneumonia yang disebabkan oleh bakteri juga akan diberikan antibiotik yang mana antibiotik ini akan diberikan tergantung pada jenis bakteri yang menginfeksi.

Antibiotik yang diberikan dapat berbentuk tablet maupun sirup dengan jangka wantu 5-7 hari. Hal ini tergantung pada tingkat keparahan penyakit dan risiko komplikasi pada pasien. Untuk pasien yang di rawat di rumah sakit, antibiotik biasanya diberikan dalam infus. Beberapa pasien dengan pneumonia berat juga diberikan suntikan steroid dan menggunakan bantuan oksigen. Namun, jika pneumonianya disebabkan oleh virus, maka akan diberikan obat lain seperti virostatik terhadap virus tersebut.

  • Daftar Pustaka

Kaminsky, David A, and Frank H Netter. Respiratory System. Philadelphia. Pa Elsevier Saunders, 2011.

Lim, WEI Shen. “Pneumonia”. Reference Module in Biomedical Sciences, 2020, 10.106/b978-0-12-801238-3. 11636-8.

N Suttorp, et al. Community-Acquired Pneumonia. Basel : Boston, Birkhauser Verlag, 2007.

Pneumonia. Institute for Quality and Efficiency in Health Care, 9 Aug 2018. www.ncbi.nlm.nih/gov/books/NBK525774/.

Sattar. Abdul, and Sandeep Sharma. “Bacterial Pneumonia”. StatPearls Publishing, 11 Feb 2019. www.ncbi.nln.nih.gov/books/NBK513321/.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online