Kenali Penyakit: Pertusis (Batuk rejan)

       Masyarakat Luas saat masih banyak yang belum mengetahui  Istilah dari Pertusis tetapi lebih mengenal istilah Batuk rejan yang ditandai dengan adanya Batuk hebat terus menerus,yang tidak terkontrol dengan terjadinya kesulitan bernafas yang biasanya terjadi pada anak anak.dan diketahui bahwa Pertusis (batuk rejan) biasa disebut whooping cough, tussis quinta, violent cough, atau di Cina disebut batuk seratus hari. Dan Pertusis ini juga termasuk kedalam penyakit yang menular yang tentunya akan menjadi suatu masalah yang tidak bisa dianggap remeh dunia.

      Peyebab dari pertusis ini ialah adanya infeksi dari suatu bakteri yang nantinya akan meyerang system kekebalan tubuh yaitu Bakeri Bordetella pertussis yang dimana ini termasuk kedalam bakteri gram negative dan disini Manusialah yang menjadi Inang utama bagi bakteri dari penyebab Pertusis ini,yang dimana organisme ini nantinya akan menghasilkan Suatu toksin yang akan merusak epitel saluran pernafasan.dan Bakteri ini dapat dimatikan pada pemanasan 50 derajat tetapi bertahan pada suhu 0o – 10o C ini juga yang menjadi salah satu pertahanan dari bakteri penyebab pertussis.

     Berbagai gejala dapat disebabkan oleh adanya infeksi yang menyebabkan Pertusis ini yang utama ialah dengan adanya toksin yang dihasilkan sebelumnya oleh bakteri akan meyebabkan kerusakan epitel pernafasan sehingga menyebabkan efek sistemik berupa batuk spasmodic dan proksimal dengan disertai nada mengi karena seseorang tersebut berupaya keras untuk menarik nafas sedalam dalamnya yang nantinya pada akhir batu terdengar bunyi yang khas dan juga biasanya Pertusis bisa diawali dengan badan mulai seperti pilek s dengan hidung beringus, badan terasa lelah dan bisa saja terjadi demam parah dan muntah setelah batuk..Pertusis bisa menjadi serius pada kalangan anak kecil,seperti badan Mereka mungkin berubah menjadi biru atau adanya henti napas ketika serangan batuk dan mungkin perlu dibawa ke rumah sakit. Pada orang yang lebih besar mungkin apabila menderita penyakit ini masih bisa dianggap kurang serius dibanding anak anak karena factor kekebalan pada orang yang telah dewasa akan lebih efektif dibandingkan dengan yang masih anak anak,dan Toksin dari pertussis ini juga dapat menyebar melalui aliran darah dan dapat merusak jaringan lain dalam tubuh,ex : otot jantung, sehingga dapat  menyebabkan komplikasi seperti radang pada otot jantung (miokarditis). Kerusakan jantung akibat miokarditis muncul sebagai kelainan ringan pada elektrokardiogram yang menyebabkan gagal jantung kongestif dan kematian mendadak.sehingga nantinya dapat menjadi masalah yang sangat Serius.

Pertusis dapat menular melalui droplet batuk dari seorang pasien yang dinyatakan terinfeksi penyakit dan kemudian terhirup oleh orang sehat yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah. dan Apabila sempat terinfeksi,maka pemberian antibiotik dapat digunakan untuk mengurangi terjadinya infeksi lanjutan dan dapat mengurangi kemungkinan menjangkit keseluruh tubuh,dan antibiotik juga diberikan pada orang yang kontak dengan penderita, agar nantinya diharapkan dengan pemberian seperti ini akan mengurangi kemungkinan terjadinya penularan pada orang sehat tersebut.

langkah terbaik untuk mencegah terjadinya pertusis (batuk rejan) pada bayi, anak-anak, maupun pada orang dewasa sekalipun adalah dengan melakukan vaksinasi yang dimana vaksin yang digunakan yaitu Jenis DPT(Diffterri,Pertussis,Tetanus). Selain itu, kita juga harus menjaga diri dari orang yang terinfeksi pertussis. Dan di Indonesia sendiri telah terdapat kasus penderita pertussis sebanyak 5.643 kasus dan ini juga tidak menutup kemungkinan bertambah setiap tahunnya oleh karena itu semuanya bergantung terhadap kebersihan dan kesiapan diri masing-masing.

Daftar Pustaka

1.Asyabah.Z,Waluya.B,Kharis.M.2018.Pemodelan Sir untuk Penyebaran Penyakit Pertussis dengan vaksinasi pada populasi manusia konstan.Semarang,Unnes journal of Mathematics

2. Cahyono, J B. 2010. Vaksinasi, Cara Ampuh Cegah Penyakit Infeksi. Yogyakarta: KANISIUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online