Kenali Penyakit: Penyakit Kelemahan Otot Berat (Miastenia Gravis)

  1. Definisi

Secara bahasa, miastenia artinya kelemahan otot, dan gravis artinya parah, berat, serius.  Miastenia gravis merupakan suatu penyakit yang akan menyerang hubungan diantara nervus atau sistem saraf dan muskulus atau sistem otot. Miastenia gravis atau disingkat menjadi MG ialah suatu kelainan pada autoimun yang ditandai dengan kelemahan yang tidak normal juga progresif pada otot rangka karena digunakan secara terus-menerus serta akan merasa lelah setelah melakukan aktivitas. Autoimun berarti kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat di dalam tubuh seseorang.

  • Penyebab

Beberapa pakar kesehatan ada yang mengatakan bahwa penyakit MG ini belum dipastikan apa penyebab asalnya, tetapi mereka menduga bahwa pola makan, riwayat infeksi, ataupun pengaruh zat kimia lain serta faktor genetik bisa mempengaruhi terjadinya MG ini. Pendapat lain juga mengatakan bahwa proses terjadinya penyakit ini yakni pada orang normal/sehat, sel saraf motorik akan melepaskan zat kimia yaitu asetilkolin dan mengikat ke reseptor (penerimanya) yang masih aktif yang disebut dengan asetilkolin nikotinik sehingga mengakibatkan otot-otot tubuh berkontraksi. Tetapi pada penderita MG, antibodi tidak dapat dibuat secara baik sehingga ia mengikat reseptor tadi pada sel-sel otot dan nantinya akan berakibat pada peradangan dan penghancuran sel-sel pada otot dan mengurangi jumlah dari reseptor. Selain itu akan dihasilkan antibodi berbahaya yang akan menyerang protein di dalam sel otot dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel sehat pada tubuh seseorang sehingga akan timbul gejala.

  • Gejala

Miastenia gravis mempunyai ciri ataupun tanda-tanda kelemahan dan kelelahan pada otot, dimana otot yang lemah meningkat seiring berjalannya waktu serta makin buruk jika melakukan aktivitas. Walaupun akan baik kembali setelah beristirahat tetapi akan muncul lagi saat beraktivitas, lalu baik kembali dan begitu seterusnya. Gejala dari MG ini akan berbeda setiap pasiennya seperti akan mengalami kelemahan otot yang membuat kelopak mata turun ataupun penglihatan yang ganda, ada juga yang akan mempengaruhi gerak pada wajah, saat mengunyah, menelan maupun berbicara. Sulit dalam bernapas juga akan dialami penderita jika ia berada pada posisi terlentang ataupun saat membungkuk dimana nantinya akan  berakibat pada gagal napas (komplikasi yang lebih serius) hingga pasien memerlukan ventilator agar bisa bernapas. Selain itu, MG juga memiliki gejala demam, sulit konsentrasi, rasa kesemutan pada tangan dan kaki dan ruam pada kulit. Bila keadaan semakin memburuk, akan terjadi myasthenic crisis yaitu komplikasi dari MG yang akan mengancam jiwa seseorang.

  • Pengobatan/Tatalaksana
  • Obat Pyridostigmine untuk mengurangi gejala MG dengan konsumsi dosis awal 60 mg setiap 6 jam di siang hari. Dimana efek samping obat ini bisa kram perut, BAB cair, dan kembung.
  • Obat kortikosteroid untuk meredakan peradangan serta menekan kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.
  • Obat azathioprine membantu melemahkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel sehat dan mencegah penolakan organ  yang ditransplantasikan. Dengan mengonsumsi dosis awal 50 mg/hari, kemudian dinaikkan dengan penambahan 50 mg setiap 2-4 minggu.
  • Obat lain yang dapat dikonsumsi yakni Cyclosporine, Methotrexate (MTX), Cyclophosphamide (CP), dan Rituximab.
  • Tindakan operasi timektomi merupakan prosedur bedah untuk mengangkat timus yaitu kelenjar berbentuk segitiga pada bagian dada dekat jantung yang biasanya mengeluarkan hormone untuk sistem kekebalan tubuh.

Referensi:

Kamaruddin, S., & Chairani, L. (2019). Tinjauan Pustaka : Miatenia Gravis. Syifa’ MEDIKA, Vol. 10 (No. 1).

Listia, M., dkk. (2020). Studi Kasus : Status Pernapasan pada Pasien Myasthenia Gravis di Ruang Azalea RSUP Dr. Hasan Sakidin Bandung. Jurnal Perawat Indonesia, Volume 4 No 1, Hal 272-284.

Repository Universitas Hasanuddin. Bahan Ajar I Miasthenia Gravis. Diakses pada 31 Agustus 2021 dari https://med.unhas.ac.id/kedokteran/wp-content/uploads/2016/09/Bahan-Ajar-1-_-Miasthenia-Gravis.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online