Kenali Penyakit: Penyakit Kaki Gajah (Filariasis)

  1. Definisi

            Penyakit kaki gajah merupakan suatu penyakit akibat adanya infeksi parasit berupa cacing gelang. Nyamuk betina merupakan serangga yang menularkan penyakit ini dari satu orang ke yang lain. Cacing gelang yang menyebabkan penyakit kaki gajah ini beragam jenisnya dan tersebar di seluruh dunia. Cacing W. bancrofti menyebabkan penyakit kaki gajah di hampir semua daerah tropis, B. malayi dijumpai di Asia Tenggara, dan B. timori di Indonesia bagian tenggara. Dengan kata lain, Indonesia dan Afrika merupakan negara yang berisiko cukup tinggi untuk tertular penyakit kaki gajah ini (Mahon, et al., 2019). Berdasarkan data Kemenkes RI ada sekitar 14.932 masyarakat Indonesia yang menderita penyakit kaki gajah dan tersebar di 418 kabupaten di Indonesia. Penyakit ini merupakan penyakit menahun yang membuat penderita akan mengalami pembengkakan pada anggota gerak tubuhnya sehingga dapat mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupannya sehari-hari (Pusdatin Kemenkes RI, 2010).

  • Penyebab

            Penyakit kaki gajah ditularkan melalui gigitan nyamuk atau dalam beberapa kasus juga melalui lalat. Perjalanan penyakit ini diawali oleh cacing muda yang bergerak melalui perut dan dada nyamuk betina dan lambat laun berkembang lalu pergi ke saluran air liur nyamuk. Selanjutnya, nyamuk betina yang lapar akan menggigit manusia untuk mencari darah. Dengan tusukan nyamuk, air liur yang mengandung cacing remaja akan masuk ke aliran darah manusia. Lalu, cacing remaja ini bergerak ke arah kelenjar getah bening dan berkembang di saluran getah bening. Cacing akan mendewasakan dirinya dan berkembang biak melahirkan cacing muda yang disebut dengan mikrofilaria. Setelah itu, cacing muda akan bergerak ke aliran darah dan akan masuk lagi ke tubuh nyamuk saat nyamuk menusuk manusia tadi (Ryan, et al., 2018). Cacing filaria butuh waktu 2 minggu untuk bisa tumbuh di tubuh nyamuk dan butuh kurang lebih 7 bulan untuk bisa bertumbuh dan menginfeksi manusia (Pusdatin Kemenkes RI, 2010)

  • Tanda dan Gejala

            Beberapa gejala mendadak yang dapat dialami oleh penderita kaki gajah adalah demam secara berulang yang cukup tinggi dan bisa disertai menggigil, sakit kepala, juga lemas pada otot. Penyakit kaki gajah ini menyebabkan adanya radang di saluran getah bening dan kelenjar getah bening seperti di lipat paha dan ketiak mengakibatkan rasa panas, sakit dan berwarna kemerahan. Akibat adanya banyak cairan menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seringkali di bagian kaki, tangan, dada, dan buah zakar. Pembengkakan ini juga terjadi secara bervariasi, ada yang bengkak di kedua kaki dan buah zakar dan ada yang di satu kaki saja. Bengkak ini apabila ditekan bisa kembali lagi atau pun tidak tergantung sudah seberapa lama penyakitnya. Lama kelamaan kulit di area yang bengkak akan menebal secara tidak merata maka kaki atau buah zakar akan menjadi berdungkul-dungkul (Murray, et al., 2016). Apabila semakin parah, benjolan-benjolan di kulit tersebut bisa saja pecah dengan mengeluarkan darah dan nanah. Selain itu, penderita penyakit kaki gajah semakin merasa tidak nyaman ketika malam hari karena cacing filaria biasanya aktif di malam hari (Newman & Juergens, 2021).

  • Pengobatan

            Pada anak-anak biasanya penyakit kaki gajah seringkali tidak menunjukkan gejala, tetapi cacing yang ada di tubuh anak tetap bisa berkembang dan baru menimbulkan gejala setelah anak tersebut mengalami masa pubertas sekitar usia 20 atau 30 tahun (Newman & Juergens, 2021). Bahkan pada beberapa pasien yang darahnya mengandung banyak cacing muda tetap tidak menunjukkan gejala karena untuk perjalanan penyakitnya, penyakit kaki gajah ini butuh banyak inang (untuk bisa benar-benar menginfeksi manusia (Murray, et al., 2016). Penyakit kaki gajah yang berlangsung menahun dan tidak segera diobati akan berakibat pada cacat permanen bagi penderitanya. Oleh karena itu, penyakit kaki gajah harus terus dipantau dan diobati sampai tuntas. Ketika ditemukan kasus kaki gajah di suatu desa maka harus dilakukan pengambilan darah massal, apabila tingkat kekhasan daerah terhadap kaki gajah rendah maka yang diobati hanya orang yang sakit. Namun apabila tingkat kekhasan suatu daerah terhadap kaki gajah itu tinggi maka diberikan pengobatan untuk orang yang sakit dan obat pencegahan pada orang lainnya. Obat yang diberikan untuk pengobatan dapat berupa ivermectin, albendazole, dan DEC sesuai dengan resep yang dianjurkan dokter. Sedangkan untuk pencegahan kaki gajah dapat diberikan DEC dan albendazole sesuai resep dokter selama 5 tahun lamanya (Pusdatin Kemenkes RI, 2010). Untuk bengkak yang sudah terjadi sebenarnya sudah tidak bisa dikembalikan seperti sedia kala atau dalam kata lain akan menjadi cacat permanen, tetapi untuk menjauhi risiko penyakit lainnya bagian tubuh yang membengkak harus rajin dibersihkan setiap hari (Newman & Juergens, 2021). Edukasi masyarakat terhadap penyakit kaki gajah masih sangat kurang sehingga penyakit kaki gajah masih sering dianggap sebagai kutukan karena tampilan penderita yang dianggap menjijikkan. Pola pikir orang sekitar penderita yang meresahkan pun membuat penderita penyakit kaki gajah menjadi malu untuk berobat lebih lanjut untuk menyelesaikan penyakitnya dan lebih memilih berdiam diri dirumah tanpa pengobatan (Pusdatin Kemenkes RI, 2010).

Daftar Pustaka

Mahon, et al. 2019. Textbook of Diagnostic Microbiology Sixth Edition. Philadelphia :      Elsevier.

Murray, et al. 2016. Medical Microbiology Eighth Edition, Philadelphia: Elsevier.

Newman TE, Juergens AL. Filariasis. [Updated 2021 Aug 11]. In: StatPearls [Internet].    Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from:             https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK556012/

Pusdatin Kemenkes RI. 2010. Menuju Eliminasi Filariasis Tahun 2020. Jakarta: Kementrian        Kesehatan RI.

Ryan, Kenneth J., et al. 2018. Sherris Medical Microbiology Seventh Edition. US: McGraw          Hill Education

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online