Kenali penyakit: Malaria

Malaria adalah infeksi parasit yang ditularkan melalui nyamuk yang telah menginfeksi manusia sudah sejak lama. Malaria menyebabkan penyakit akut yang tidak jarang dapat mengancam jiwa dan juga mengancam kesehatan global yang signifikan. Berbagai negara di dunia termasuk ke dalam daerah yang endemis malaria. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Indonesia, kasus tertinggi malaria di Indonesia itu ditemukan di wilayah timur dengan angka kejadian 1,85 per 1.000 penduduk.

Malaria disebabkan oleh parasit, yaitu Plasmodium. Terdapat lima spesies Plasmodium yang diketahui dapat menyebabkan malaria pada manusia, yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, Plasmodium ovale, dan Plasmodium knowlesi. Infeksi Plasmodium falciparum menyumbang lebih dari 90% kematian akibat malaria di dunia. Penularan Plasmodium ini paling banyak melalui nyamuk Anopheles betina. Nyamuk ini utamanya menggigit pada malam hari. Pada saat nyamuk ini menggigit orang yang terinfeksi malaria, nyamuk tersebut akan menyedot darah sekaligus Plasmodium yang ada di dalam aliran darah orang tersebut. Plasmodium akan tumbuh dan berkembang biak di dalam tubuh nyamuk. Setelah selesai berkembang biak, Plasmodium akan dikeluarkan saat nyamuk tersebut menggigit manusia lainnya. Selain itu, bentuk penularan lainnya dapat melalui ibu hamil ke janinnya dan juga melalui transfusi darah.

Gejala yang ditimbulkan pada umumnya mirip dengan gejala flu biasa. Tanda dan gejala yang dapat timbul pada penderita malaria adalah sebagai berikut.

  • Demam tinggi
  • Menggigil
  • Berkeringat secara berlebihan seiring dengan turunnya suhu tubuh
  • Nyeri otot persendian
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Kegelisahan dan ketidaknyamanan (malaise)
  • Kulit kuning akibat rusaknya sel darah merah dan sel hati pada kondisi yang parah.

Gejala ini dapat terjadi berulang-ulang. Pola pengulangan bisa berlangsung tiap hari, dua hari sekali, atau bahkan tiga kali sehari tergantung dengan jenis Plasmodium yang menginfeksi orang tersebut.

Pengobatan malaria falciparum dan vivax saat ini menggunakan ACT + primakuin. Dosis ACT untuk malaria falciparum sama dengan malaria vivax. Perbedaanya terletak pada pemberian primakuinnya, pada malaria falciparum hanya diberikan pada hari pertama saja, sedangkan pada malaria vivax diberikan selama 14 hari. Untuk dosis secara pastinya harus sesuai dengan anjuran dokter.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terkena malaria adalah sebagai berikut.

1. Tidur di dalam kelambu yang berinsektisida

2. Rajin menggunakan lotion anti nyamuk

3. Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah

4. Mengurangi aktivitas pada malam hari

5. Tidur menggunakan pakaian panjang

6. Minum obat malaria apabila hendak bepergian ke daerah endemis malaria

Daftar Pustaka

Buck E, Finnigan NA. Malaria. [Updated 2021 Aug 11]. In: StatPearls [Internet]. Treasure

Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-.

Depkes RI. Buku saku penatalaksanaan kasus malaria di Indonesia. Jakarta: Ditjen  Pencegahan

dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI; 2017.

Zekar L, Sharman T. Plasmodium Falciparum Malaria. [Updated 2021 Aug 11]. In: StatPearls

[Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online