Kenali Penyakit: Lentigo Maligna

Lentigo sering kita jumpai pada kehidupan sehari-hari.  Lentigo ditandai dengan munculnya bercak maupun bintik-bintik kecokelatan pada tubuh. Bercak maupun bitnik-bintik ini mempunyai warna yang sama ataupun berseling-seling, dan ditemukan di mana saja seperti di permukaan kulit, termasuk telapak tangan, telapak kaki, dan lapisan mukosa.

Yang akan kita bahas kali ini adalah lentigo maligna, lentigo maligna merupakan neoplasma melanositik yang terjadi pada kulit yang terpapar sinar matahari. Lentigo maligna muncul sebagai bercak kulit yang berubah warna secara perlahan. Pada awalnya, sering menyerupai bintik-bintik umum atau tanda coklat (lentigines).

Ciri-ciri lentigo maligna yaitu berukuran besar biasanya lebih dari 6 mm dan seringkali berdiameter beberapa sentimeter saat di diagnosis, bentuknya tidak beraturan, warnanya berbagai macam yaitu coklat muda atau cokelat, coklat tua, merah muda, merah atau putih, dan permukaannya halus.

Penyebab terjadinya lentigo adalah peningkatan jumlah sel-sel pigmen pada lapisan permukaan kulit. Lentigo biasa diderita oleh orang-orang berusia paruh baya atau lanjut usia. Seiring pertambahan usia, bercak lentigo bisa terus bertambah banyak.

Lentigo maligna merupakan proliferasi sel pigmen ganas (melanosit) di sepanjang lapisan basal epidermis dan di dalam folikel rambut. Yang memicu sel menjadi ganas saat ini tidak diketahui penyebabnya akan tetapi, mutasi genetik dapat terjadi di dalam sel induk primitif. Kerusakan akibat sinar matahari menghasilkan tingkat toleransi kekebalan, yang memungkinkan sel-sel abnormal tumbuh tidak terkendali.

Diagnosis lentigo maligna dapat dilakukan dengan cara dermoskopi, pemeriksaan lampu Wood, mikroskop confocal reflektansi, dan evaluasi histologis yang dibantu dengan pewarnaan imunohistokimia.

Penanganan terhadap lentigo maligna saat ini yang paling efektif adalah bedah eksisi. Namun, dalam kasus tumor yang tidak dapat dioperasi atau pada pasien lemah dengan penyakit penyerta yang parah, penanganan lentigo maligna dapat dilakukan dengan cara terapi alternatif non-bedah (off-label) seperti radioterapi dan imiquimod, sebagai monoterapi atau dalam berbagai kombinasi.

Daftar Pustaka

Kanitakis, J. (2021). Treatment of lentigo maligna (Review). World Academy of Sciences Journal, 3, 22. https://doi.org/10.3892/wasj.2021.93.

Iznardo, H., Garcia-Melendo, C., & Yélamos, O. (2020). Lentigo Maligna: Clinical Presentation and Appropriate Management. Clinical, cosmetic and investigational dermatology, 13, 837–855. https://doi.org/10.2147/CCID.S224738.

Kasprzak, J. M., & Xu, Y. G. (2016). Diagnosis and management of lentigo maligna: a review. Drugs in context, 4, 212281. https://doi.org/10.7573/dic.212281.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online