Kenali Penyakit: Kenali Abortus Imminens sebagai Bentuk Ancaman Keguguran Dini

Mengenal Abortus Imminens

            Trimester awal kehamilan merupakan masa-masa yang harus diberikan perhatian lebih karena beresiko menimbulkan komplikasi bagi ibu hamil. Salah satu bahaya yang dapat terjadi pada masa ini adalah abortus imminens atau aborsi mengancam. Berdasarkan definisi oleh WHO (World Health Organization), abortus imminens adalah tanda yang muncul di tubuh sebagai peringatan atas kemungkinan ibu mengalami keguguran janin, berupa keputihan berdarah pada masa sebelum usia janin 20 minggu dan tanpa disertai pembukaan pada leher rahim.

Penyebab

            Pendarahan pada kasus abortus imminens biasanya terjadi dalam skala ringan hingga sedang. Sekitar 25% wanita pada masa kehamilannya mengalami perdarahan vagina pada trimester pertama dan sekitar 50% dari jumlah tersebut mengalami keguguran. Penyebab abortus imminens sampai saat ini masih belum diketahui, namun ancaman aborsi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kelainan kromosom, infeksi vagina, gangguan hormon, stress, kebiasaan hidup yang buruk atau akibat dari kecelakaan fisik seperti terjatuh.  

Gejala dan Tanda

            Gejala umum yang ditemukan pada kasus abortus imminens adalah mungkin mengalami sedikit pendarahan vagina, kram perut, nyeri punggung, serta nyeri perut bagian bawah yang dapat bertahan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Tetapi tidak semua kasus abortus imminens berakhir buruk / kehilangan janin, rasa sakit dan pendarahan mungkin dapat hilang dan kehamilan anda bisa terselamatkan.

Perawatan dan Pengobatan

            Dalam Penanganan Abortus Imminens terdapat 3 tujuan utama yang mungkin diperhatikan oleh dokter:

  1. Mengatasi Keluhan

Anda kemungkinan diinstruksikan untuk mengonsumsi asetaminofen sesuai petunjuk untuk menghilangkan rasa sakit, menghindari konsumsi obat ibuprofen, pada pasien dengan darah  Rh- akan diberikan immunoglobulin untuk menghindari aloimunisasi, dokter akan berusaha mengendalikan pendarahan yang terjadi, dan Pasien yang didiagnosis abortus imminens akan dievaluasi lebih lanjut dalam penangganan gangguan mood termasuk depresi dan kecemasan. 

  • Mencukupi Nutrisi

Dokter akan merekomendasikan agar Anda memulai atau melanjutkan konsumsi vitamin prenatal dengan suplementasi asam folat.

  • Membatasi Aktivitas

Dokter akan menyarankan Anda untuk membatasi aktivitas harian atau bahkan melakukan bed rest, serta menghindari aktivitas seksual hingga tanda abortus imminens hilang.

Pencegahan

            Sebagian besar keguguran memang tidak dapat dicegah. Apalagi keguguran yang terjadi karena kelainan genetik pada janin yang sedang berkembang. Namun tidak jarang juga bagi ibu hamil untuk memiliki kehamilan yang sehat. Untuk meminimalisir terjadinya keguguran, calon ibu dapat berkonsultasi dengan spesialis untuk mencari kondisi mendasar yang menyebabkan masalah, mendapatkan perawatan prenatal, mencukupi asupan gizi, dan istirahat yang cukup.

Referensi:

Available at https://medlineplus.gov/ency/article/000907.htm

Mouri M, Hall H, Rupp TJ. Threatened Abortion. 2021 May 19. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan–. PMID: 28613498. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430747/

Pontius, E., & Vieth, J. T. (2019). Complications in Early Pregnancy. Emergency Medicine Clinics of North America, 37(2), 219–237. doi:10.1016/j.emc.2019.01.004 

Romm, A. (2010). Pregnancy: First Trimester. Botanical Medicine for Women’s Health, 347–361. doi:10.1016/b978-0-443-07277-2.00015-5 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online