Kenali Penyakit: Iskemia Tungkai Akut

Iskemia tungkai akut merupakan suatu kondisi terjadinya hambatan mendadak pada arteri sehingga terjadi penurunan sirkulasi darah yang dapat mengancam kelangsungan hidup anggota geraknya (kaki). Angka insiden kejadian ini berkisar 1,5 kasus setiap 10.000 orang pertahun. Kondisi ini adalah suatu keadaan gawat darurat dimana setiap detiknya sangat berharga dan pengobatan secara spesifik harus segera diberikan. Batas waktunya adalah enam jam sebelum terjadi kerusakan otot yang bersifat tidak bisa kembali seperti semula. Jika sesorang dicurigai mengalami kondisi ini pada anggota geraknya maka harus cepat dialukan tindakan yang multidisiplin.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bekuan darah yang tidak bergerak disepajang dinding pembuluh darah, massa darah yang membeku atau benda lain yang terbawa oleh aliran darah dari satu pembuluh darah dan terdorong ke pembuluh darah yang lebih kecil, kerusakan pada pembuluh darah,  dan adanya kantong yang terbentuk pada pembuluh darah.

Gejala secara fisik dapat ditandai dengan tidak adanya denyut nadi pada anggota gerak, kulit menjadi dingin dan pucat, sensasi berkurang, dan kehilangan kekuatan. Gejala dan tanda ini seringkali disebut dengan 6P yaitu : Paresthesia (rasa kebas), Pain (nyeri), Pallor (pucat), Pulselessness (nadi teraba lemah), Poikilothermia (suhu menjadi lebih dingin dan berbeda dengan anggota tubuh lain), dan Paralysis  (kelumpuhan).

            Cara pengobatannya akan tergantung pada jenis gumpalan, lokasi, durasi iskemia, penyakit penyerta dan risiko. Pengobatan yang biasa dilakukan adalah memperbaiki aliran darah yang tersumbat, baik dengan perbaikan pembuluh darah secara langsung (teknik endovaskular)  atau melalui pembedahan.

            Teknik endovaskular menggunakan selang kecil dengan tujuan untuk mengembalikan aliran darah secepat mungkin ke anggota tubuh yang terancam dengan menggunakan obat-obatan, alat mekanik atau keduanya. Sedangkan cara pembedahan dilakukan pada pasien dengan anggota tubuh yang terancam akan mengalami kerusakan total, dugaan adanya infeksi, atau tidak bisa menggunakan obat pengencer darah (untuk menghancurkan gumpalan). Selain itu, pembedahan diutamakan pada pasien yang mengalami gejala iskemik selama lebih dari dua minggu.

Daftar Pustaka

Bintoro, S. U. Y. (2019). Tata Laksana Umum dan Spesifik Iskemia Tungkai. Airlangga University Press.

Fauzan, I. H., Saputra, A. N., Novita, I., & Mahmuda, N. (2019). Acute Limb Ischemia: Pendekatan Diagnosis dan Penanganannya. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/handle/11617/11241

Olinic, D.-M., Stanek, A., Tătaru, D.-A., Homorodean, C., & Olinic, M. (2019). Acute Limb Ischemia: An Update on Diagnosis and Management. Journal of Clinical Medicine, 8(8), 1215. https://doi.org/10.3390/jcm8081215

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online