Kenali Penyakit : Inverted Nipple (Puting Terbenam)

Apa itu inverted nipple?

Inverted nipple, dapat dikenal dengan istilah puting terbalik atau puting terbenam, merupakan keadaan di mana puting mengarah ke dalam, bukan mengarah keluar. Kondisi ini bisa terjadi baik pada perempuan, maupun pada laki-laki, tetapi lebih umum terjadi pada perempuan. Puting terbenam dapat terjadi baik pada satu sisi saja maupun kedua sisi dengan keparahan yang mungkin berbeda. Anda bisa saja memang terlahir dengan kondisi ini atau didapat saat sudah usia dewasa. Jika yang terjadi adalah puting terbenamdidapat, maka harus segera dilakukan pemeriksaan ke dokter karena itu bisa merupakan tanda dari masalah medis.

Pada kebanyakan perempuan yang memiliki kondisi ini, biasanya tidak akan terdapat komplikasi apa-apa saat melahirkan dan menyusui bayi. Namun, bagi ibu yang masih belum berpengalaman, maka biasanya akan dirasakan sakit yang lebih dibandingkan dengan rasa sakit rata-rata perempuan lain. Karena ketika seorang ibu menyusui bayinya dengan tepat, mulut bayi akan menempel pada areola (bagian gelap yang mengelilingi puting susu) bukan pada puting susunya, sehingga perempuan dengan puting terbenam dapat menyusui tanpa masalah.

Tingkat dari inverted nipple

Puting terbenam bisa dikelompokkan tergantung dari keparahannya.

  • Tingkat 1. Pada tingkat ini, puting bisa dengan mudah ditarik ke luar secara manual, yang bisa dilakukan dengan diberi tekanan lembut di area sekitar puting, dan puting tetap bisa menjaga posisinya yang mengarah keluar. Pada tingkat ini, menyusui masih memungkinkan untuk dilakukan dengan mudah.
  • Tingkat 2. Pada tingkat ini, puting juga bisa ditarik ke luar dengan tekanan yang diberikan tetapi tidak semudah pada tingkat 1 dan puting akan cenderung memendam kembali. Pada tingkat ini, tindakan menyusui masih memungkinkan, tetapi bayi biasanya mengalami kesulitan saat akan menempel ke puting.
  • Tingkat 3. Tingkat ini merupakan yang paling parah. Puting sudah tidak bisa ditarik keluar lagi dan biasanya harus dilakukan operasi. Pada kondisi ini, menyusui hampir tidak mungkin dapat dilakukan.

Penyebab inverted nipple

Ada beberapa keadaan yang dapat menyebabkan puting terbenam, yaitu:

  • Penuaan.
  • Akibat menyusui, operasi payudara, atau luka.
  • Terlahir dengan puting terbenam.
  • Ektasia duktus mamari, yaitu tumor payudara jinak dimana saluran-saluran di bawah puting melebar dan tersumbat.
  • Mastitis, yaitu infeksi bakteri.
  • Ada abses atau nanah yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan di bawah area sekitar puting.
  • Kanker payudara.
  • Penyakit paget pada payudara, yaitu kanker yang menyerang puting dan daerah di sekitar puting.

Pengobatan dan Penanganan

Penanganan dilakukan berdasarkan dari tingkat pemendamannya. Penangan non-invasif (tidak dioperasi) diberikan pada penderita dengan tingkat 1 dan tingkat 2 dengan keberhasilan yang tidak setinggi pada penderita tingkat 1. Sedangkan penangan invasif, atau dengan operasi, dilakukan terutama pada penderita tingkat 3 dan tingkat 2.

  • Teknik Hoffman. Teknik ini bisa digunakan jika puting Anda rata atau hanya sedikit terbenam. Cara melakukannya yaitu dengan meletakkan ibu jari di kedua sisi area sekitar puting. Kemudian tekan payudara dan buat area sekitar puting menjadi lebih lebar.
  • Alat hisap puting. Dapat digunakan alat-alat seperti cangkang payudara, alat penghisap, retraktor, dan ekstraktor puting untuk membantu menarik puting keluar.
  • Operasi. Operasi biasanya dilakukan pada kondisi puting terbenam tingkat 2 dan tingkat 3.

Daftar Pustaka:

Bagal, S.U., Salunkhe, J.A., Salunkhe, A.H., Kakade, S.V., dan Mohite, V.R. (2017). A Comparative Study to Asses Problem of Inverted Nipple and Its Relationship to Succesful Breast Feeding Among Antenatal Mothers. International Journal of Health Sciences & Research [online]. 7(4), 280-288. Tersedia dari: https://www.ijhsr.org/IJHSR_Vol.7_Issue.4_April2017/42.pdf

Bonvissuto, D. (2020). Inverted Nipples [online]. WebMD. [Dilihat 28 Agustus 2021]. Tersedia dari: https://www.webmd.com/women/inverted-nipples-causes

Hernandez Yenty, Q. M., Jurgens, W. J. F. M., van Zuijlen, P. P. M., de Vet, H. C. W., dan Verhaegen, P. D. H. M. (2016). Treatment of the benign inverted nipple: A systematic review and recommendations for future therapy. The Breast [online].29, 82–89. [Dilihat 28 Agustus 20201]. Tersedia dari: doi:10.1016/j.breast.2016.07.011

Mangialardi, M.L., Baldelli, I., Salgarello, M., dan Raposio, E. (2020). Surgical Correction of Inverted Nipples. Plastic and Reconstructive Surgery – Global Open [online]. 8(7), p e2971. [Dilihat 28 Agustus 2021]. Tersedia dari: doi: 10.1097/GOX.0000000000002971

Nagaraja Rao D, Winters R. Inverted Nipple. [Updated 2021 Jul 25]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK563190/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online