Kenali Penyakit: Insomnia Tidak Hanya Sekedar Susah Tidur

Terkadang seseorang mengaku dirinya sebagai penderita insomnia, padahal kebanyakan orang hanya mengalami kesulitan tidur sedangkan banyak sekali hal yang dialami oleh penderita insomnia. Pada dasarnya insomnia ialah kondisi ketika sesorang mengalami kesulitan tidur dengan gejala seperti sulit merasakan ngantuk sehingga tidak bisa tertidur, terbangun pada malam hari atau dini hari dan tidak bisa tidur kembali, merasa lelah, emosional, sulit berkonsentrasi, dan tidak bisa melakukan aktivitas secara baik pada siang hari, serta tidak bisa tidur siang meskipun tubuh terasa lelah.

Sedangkan pada keadaan orang yang sulit tidur ketika menjelang waktu tidur, tetapi tetap bisa tidur dengan nyenyak hingga bangun di pagi hari, hal itu merupakan keadaan normal ketika seseorang kesulitan tidur dan bukan berarti insomnia. Namun bisa saja dari gejala tersebut dapat memanjang hingga menjadi insomnia, maka dari itu apabila kita mengalami hal tersebut sebaiknya dicegah dengan mengatur jadwal tidur.

Insomnia dapat dialami oleh siapa saja, tetapi kebanyakan terjadi pada orang usia lanjut dan seseorang yang memiliki gangguan kesehatan. Insomnia juga disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:

  1. Stres (Kehilangan pekerjaan, perceraian, kematian, dan sebagainya)
  2. Penyakit tertentu
  3. Faktor lingkungan (suara bising, cahaya, dan suhu yang ekstrem)
  4. Obat-obatan (obat depresi, anti hipertensi, dan asma)
  5. Jadwal tidur terganggu (karena jet lag, atau pekerjaan dengan sistem shift)
  6. Nyeri
  7. Depresi atau gangguan cemas
  8. Kafein, nikotin, dan alkohol

Insomnia dapat menyebabkan beberapa bahaya kesehatan seperti, meningkatkan risiko kondisi medis (lemahnya sistem kekebalan tubuh, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, kejang, serangan asma, dan penyakit jantung), memperpendek harapan hidup, meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental, kualitas seks rendah, dan memperburuk kondisi kulit.

Ada yang menyebutkan bahwa insomnia adalah penyakit yang ringan dan tidak perlu diobati, padahal sebagian kasus insomnia termasuk dalam golongan serius dan perlu dilakukan penanganan oleh dokter. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi insomnia ialah, penggunaan obat-obatan, suplemen melatonin, terapi perilaku kognitif, atau kombinasi ketiganya.

Maka dari itu, jika kita tidak ingin mengonsumsi obat karena insomnia yang parah. Kita harus mencegah sejak dini, bisa dimulai dengan olahraga teratur, mengatur jadwal tidur, menghindari makan dan minum dalam jumlah banyak sebelum tidur, menghindari konsumsi minuman beralkohol dan berkafein, serta usahakan aktif di siang hari agar terhindar dari tidur siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online