Kenali Penyakit: Infertilitas

Infertilitas adalah penyakit yang ditandai dengan kegagalan memperoleh kehamilan setelah melakukan hubungan seksual secara teratur dan tanpa alat kontrasepsi selama 12 bulan. (Vander, 2018)

Infertilitas dapat disebabkan oleh banyak faktor, baik pada sistem reproduksi pria maupun wanita.

Pada sistem reproduksi wanita, infertilitas dapat disebabkan oleh:

  • Sumbatan saluran reproduksi
  • Kelainan Rahim
  • Gangguan ovarium
  • Gangguan hormon reproduksi

Pada sistem reproduksi pria, infertilitas dapat disebabkan oleh:

  • Sumbatan saluran reproduksi yang kemudian menyebabkan gangguan ejeksi
  • Gangguan hormon reproduksi
  • Kegagalan produksi sperma
  • Fungsi dan kualitas sperma yang buruk

Faktor lingkungan dan gaya hidup seperti merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dan obesitas dapat mempengaruhi kesuburan. (WHO, 2020)

Infertilitas ditandai dengan kegagalan memperoleh kehamilan. Pada infertilitas dengan penyebab tertentu, terdapat tanda dan gejala yang menyertai, seperti:

  • Menstruasi tidak teratur atau tidak mengalami menstruasi sama sekali
  • Nyeri hebat saat haid
  • Mengalami endometriosis
  • Penyakit radang panggul
  • Pernah mengalami keguguran setidaknya sebanyak dua kali
  • Faktor dari pria yang dicurigai (seperti riwayat trauma testis, operasi hernia, kemoterapi, atau infertilitas dengan pasangan lain)

(CDC, 2021)

Infertilitas dapat diobati dengan obat-obatan, pembedahan, inseminasi intrauterine (IUI), atau teknologi reproduksi berbantuan seperti IVF. Pada infertilitas yang tidak dapat diketahui penyebabnya, stimulasi ovarium dan IUI merupakan pengobatan yang cocok. Ketika IUI atau IPI tidak dapat dilakukan karena sejumlah alasan, metode pengobatan selanjutnya yang dapat dilakukan adalah IVF. IVF merupakan pendekatan lini pertama dalam infertilitas akibat sterilitas tuba, tetapi biasanya juga merupakan upaya pengobatan terakhir ketika metode lain gagal. Lalu, ICSI adalah pilihan lebih lanjut yang dapat dilakukan dengan melihat berbagai faktor penyebab. (CDC, 2021 dan Forti, 1998)

Daftar Pustaka

Centers for Disease Control and Prevention. 2021. Infertility. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/infertility/index.htm diakses Agustus 2021

Forti G, Krausz C. 1998. Clinical review 100: Evaluation and treatment of the infertile couple. J Clin Endocrinol Metab. doi: 10.1210/jcem.83.12.5296. PMID: 9851748.

Vander Borght M, Wyns C. 2018. Fertility and infertility: Definition and epidemiology. Clin Biochem. doi: 10.1016/j.clinbiochem.2018.03.012. Epub 2018 Mar 16. PMID: 29555319. World Health Organization. 2020. Infertility. World Health Organization https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infertility diakses Agustus 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online