Kenali Penyakit : Infeksi Nifas

Salah satu penyebab dari angka kematian ibu adalah infeksi. Angka kematian ibu merupakan banyaknya ibu yang mengalami kematian akibat dari gangguan pada kehamilan ataupun penangannya selama kehamilan, melahirkan, ataupun dalam masa nifas. Post partum atau peurperium atau yang biasa dikenal dengan nifas merupakan masa setelah ibu melahirkan bayinya dan plasenta yang sudah lepas dari rahim hingga enam minggu atau 42 hari setelahnya dan disertai dengan organ – organ yang terkait dengan kandungan yang mengalami perubahan selama kehamilan dan kelahiran pulih atau kembali seperti sebelum hamil. Dalam masa ini terdapat risiko timbulnya suatu infeksi.

Infeksi nifas adalah suatu peradangan yang disebabkan karena masuknya kuman ke dalam organ reproduksi baik pada saat persalinan maupun pada saat nifas. Penyebab dari infeksi ini adalah antara lain alat – alat yang digunakan saat kelahiran tidak steril, luka robekan jalan lahir yang dimasukin oleh kuman, perdarahan, pre-eklamsia, dan juga kebersihan perineum yang kurang dijaga saat masa nifas.

Selain itu ada juga beberapa faktor yang ikut berperan pada infeksi nifas antara lain pengetahuan yang kurang mengenai masa nifas, gizi yang kurang seperti protein, vitamin, dan mineral, yang mana sangat berguna untuk proses penyembuhan luka pada saat kelahiran, pendidikan yang rendah sehingga sulit menerima masukan dari pihak – pihak lain, dan juga usia yang sangat berpengaruh pada imunitas dimana proses penyembuhan luka pada orang – orang berusia lanjut tidak sebaik orang – orang yang masih muda.

Gejala yang timbul apabila terjadi infeksi nifas lokal adalah pembengkakkan pada luka epistomi atau luka pada bekas jalan lahir, adanya nanah, perubahan warna kulit, cairan rahim selama nifas (lochea) yang keluar disertai dengan nanah, pergerakan yang terbatas karena nyeri, sertai temperatur badan yang meningkat atau demam.

Apabila terjadi infeksi nifas umum maka gejala yang timbul adalah tampak sakit dan lemah, demam, tekanan darah yang menurun sedangkan nadi yang meningkat, pernapasan yang meningkat dan sesak, tingkat kesadaran yang gelisah hingga koma, gangguan pada involusi uterus atau kembalinya rahim ke keadaan sebelum hamil, serta lochea yang berbau, bernanah, dan kotor.

Antibiotik yang diberikan pada infeksi nifas ini berbeda – beda sesuai dengan lokasi terjadinya infeksi dan juga tingkat keparahannya, tetap dasar pengobatan dari infeksi ini sebagian besar sama yaitu apabila pasien mengalami gangguan pada aliran darahnya maka diberikan cairan kristaloid seimbang maksimal 30ml/kg berat badan ideal pasien. Apabila tekanan arteri rata – rata di bawah 65 mmHg walaupun sudah dilakukan resusitasi maka harus diberikan obat – obatan vasopresor yang dapat meningkatkat tekanan darah. Apabila infeksi perlu dilakukannya pembedahan, maka harus mengonsultasikan ke layanan bedah. 

Beberapa cara dalam mencegah terjadinya infeksi nifas adalah memelihara kebersihan bekas kelahiran dengan baik, mencukupi kebutuhan gizi ibu agar proses penyembuhan luka dapat berlangsung dengan baik, apabila ibu diharuskan untuk rawat inap maka dapat dilakukan rawat gabung dengan isolasi untuk mengurangi timbulnya infeksi nosokomial atau infeksi yang berasal dari rumah sakit baik dari tenaga kesehatan ataupun alat – alat kesehatan yang digunakan.

Sumber :

Boushra, Marina dan Omar Rahman. 2021 Postpartum Infection. NCBI : StatPearls

Dwijayanti, Ni Kadek Rai (2019) Gambaran Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Partum dengan Resiko Infeksi Luka Perinium di Ruang Dara RSUD Wangaya Tahun 2019. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan.

Ismawati, R., 2017. GAMBARAN PERILAKU EKSTERNAL DAN INTERNAL IBU NIFAS PRIMIPARA DAN MULTIPARA DALAM PENCEGAHAN INFEKSI LUKA PERINEUM DI RS ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Semarang).

Siska, Sukmarani and Yustianah Olfah, and Sari Candra Dewi, (2019) PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN PERAWATAN LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN BELAJAR DI PUSKESMAS GODEAN I. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Suyati dan Ninik Azizah. 2014. Pemanfaatan Propolis dalam Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum. Jurnal Edu Health Volume 4 nomor 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online