Kenali Penyakit: Hiperhidrosis

                  Hiperhidrosis adalah kelainan produksi keringat yang berlebihan. Semua orang berkeringat saat kepanasan, lalu apa bedanya dengan hyperhidrosis? Pada penderita hyperhidrosis, tidak hanya keringat yang keluar berlebihan, tetapi penderita juga berkeringat bahkan Ketika tidak ada pemicu (misalnya panas, gugup, dll). Kondisi hyperhidrosis ini paling sering terjadi pada orang berusia 25 hingga 64 tahun, dan menurut data epidemiologi yang terbaru, sekitar 4,8% dari populasi AS menderita hyperhidrosis atau sekitar 15,3 juta orang.

                   Hiperhidrosis bisa disebabkan oleh banyak hal dan juga bisa menjadi tanda bagi beberapa penyakit tertentu. Hyperhidrosis dibagi menjadi hyperhidrosis primer dan sekunder, hyperhidrosis primer cenderung mengenai kedua sisi tubuh dan terjadi pada kaki, tangan, ketiak, kepala, dan muka. Hyperhidrosis primer tampaknya bisa diturunkan dalam keluarga. Sedangkan, hyperhidrosis sekunder cenderung melibatkan area tubuh yang luas dan dapat disebabkan oleh kecemasan, perubahan hormonal (misalnya, menopause), masalah dengan control gula darah, penyakit jantung, kanker, infeksi tertentu, kafein, dan obat-obatan tertentu (misalnya aspirin, beberapa obat tekanan darah, dan antidepresan).

                  Hiperhidrosis umumnya intens selama masa remaja, tetapi bisa timbul dari masa kanak-kanak. Hiperhidrosis pada telapak tangan dan ketiak dapat menimbulkan masalah yang signifikan dalam bidang pendidikan, social, professional, dan afektif, karena dapat memperburuk masalah emosional. Hiperhidrosis seringkali membuat rasa canggung dan tidak nyaman dalam situasi social karena penderita sadar atas kelembaban atau bau yang ditimbulkan. Penderita juga sering kali merasa takut untuk menyentuh atau berjabat tangan dengan orang lain atau mengangkat tangan.

                  Terdapat beberapa cara untuk membantu mengurangi keringat. Coba mengubah beberapa kebiasaan dan batasi atau hindari makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko berkeringat, seperti :

Jika kaki anda berkeringat :

                 Mungkin Anda berpikir bahwa pergi ke dokter karena berkeringat yang banyak adalah hal yang konyol atau memalukan. Tetapi, hiperhidrosis dapat berdampak negatif pada hidup Anda, menyebabkan isolasi sosial, depresi dan kecemasan. Hyperhidrosis juga bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang serius. Hubungi dokter Anda jika:

Banyak pilihan pengobatan yang tersedia untuk membantu mengendalikan hiperhidrosis, beberapa di antaranya adalah antiperspiran, obat resep untuk hiperhidrosis, obat untuk mengobati penyebab hiperhidrosis sekunder, iontophoresis (mesin khusus yang menggunakan listrik dalam jumlah rendah untuk mematikan kelenjar keringat), botulinum jenis toksin (atau lebih dikenal sebagai Botox), dan operasi jika hiperhidrosis Anda parah dan perawatan lain tidak berhasil.

Sumber:

American Academy of Family Physicians. 2017. Hyperhidrosis. Diakses tanggal 1 September 2021 https://www.clinicalkey.com/#!/content/patient_handout/5-s2.0-pe_AAFP_hyperhidrosis_en  

Elsevier Patient Education. 2021. Hyperhidrosis. Diakses tanggal 1 September 2021 https://www.clinicalkey.com/#!/content/patient_handout/5-s2.0-pe_d3ccf3b6-220d-4df1-a8b4-fad7981faf51

Wolosker, Nelson. Kauffman, Paulo. 2019. Rutherford’s Vascular Surgery and Endovascular Therapy. Elsevier.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online