Kenali Penyakit: Gagal Jantung Akut

Gagal jantung merupakan masalah kesehatan yang progresif dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia. Di Indonesia, usia pasien gagal jantung relatif lebih muda daripada Amerika dan Eropa disertai dengan tampilan klinis yang lebih berat. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa peningkatan jumlah penyakit jantung di dunia, termasuk Asia disebabkan oleh peningkatan angka perokok, tingkat obesitas, dislipidemia, dan diabetes.  

Gagal jantung adalah sindrom klinis yang ditandai dengan kumpulan gejala (dyspnoea, orthopnoea, lower limb edema) dan tanda (peningkatan tekanan vena jugularis, edema paru) disebabkan oleh kelainan struktur dan atau fungsi jantung yang mengakibatkan penurunan cardiac output dan atau peningkatan tekanan intrakardiak. Berdasarkan onset atau serangan, gagal jantung dibagi menjadi 2, yakni gagal jantung akut dan gagal jantung kronik. Gagal jantung akut adalah serangan cepat dari gejala atau tanda akibat fungsi jantung yang abnormal. Sedangkan gagal jantung kronik merupakan kegagalan jantung memompa darah yang sesuai dengan kebutuhan jaringan. European Society of Cardiology (ESC) menyatakan bahwa prevalensi kejadian gagal jantung akut di dunia sebanyak 65-75% dari 186.363 pasien yang mempunyai Riwayat gagal jantung, dengan rentang usia 70-73 tahun. Kejadian gagal jantung di Indonesia tahun 2013 berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI tahun 2014 diperkirakan sekitar 530.068 orang.

Gagal jantung akut dapat berupa gagal jantung yang baru terjadi pertama kali (de novo ) dan gagal jantung dekompensasi akut pada gagal jantung kronis yang sebelumnya stabil,dan mungkin disebabkan oleh disfungsi jantung primer atau dipresipitasi oleh
beberapa faktor seperti infeksi, hipertensi tidak terkontrol, gangguan irama atau ketidakpatuhan dengan obat atau diet.

Pasien dengan gagal jantung akut biasanya akan hadir dengan salah satu dari enam klasifikasi klinis. Enam klasifikasi klinis gagal jantung akut yaitu:

  1. Worsening or decompensated chronic Heart Failure
    Biasanya ada riwayat memburuknya gagal jantung kronis yang sudah dikenal atau dalam pengobatan secara progresif, dan adanya bukti kongesti sistemik dan paru.
  2. Edema paru akut
    Pasien datang dengan respiratory distress, takipnea, dan ortopnu dengan ronkhi yang
    memenuhi paru-paru. Saturasi arteri O2 biasanya < 90% pada ruang udara sebelum pengobatan dengan oksigen.
  3. Gagal jantung hipertensi
    Tanda-tanda dan gejala gagal jantung disertai dengan tekanan darrah yang tinggi dan biasanya fungsi LV sistolik baik. Adanya bukti peningkatan tonus simpatik dengan takikardia dan vasokonstriksi. Pasien mungkin euvolemik atau hanya sedikit hypervolemik, dan sering dengan tanda-tanda kongesti paru tanpa tanda-tanda
    kongesti sistemik.
  4. Syok kardiogenik
    Didefinisikan sebagai hipoperfusi jaringan akibat gagal jantung setelah koreksi dari preload yang memadai dan aritmia. Tidak ada parameter diagnostik hemodinamik. Namun, biasanya, syok kardiogenik ditandai dengan tekanan darah sistolik yang rendah (tekanan darah sistolik < 90 mmHg atau penurunan tekanan arteri rata > 30 mmHg) dan tidak adanya atau rendah pengeluaran urin (< 0,5 mL / kg / jam).
  5. Gagal jantung kanan terisolasi
    Ditandai dengan low output syndrome dengan tidak adanya kongesti paru dengan peningkatan tekanan vena jugularis, dengan atau tanpa hepatomegali, dan tekanan pengisian LV yang rendah.
  6. Sindrom koroner akut dan gagal jantung
    Banyak pasien dengan gagal jantung akut hadir akibat sindrom koroner akut (sekitar 15%)

Daftar Pustaka

Kurmani, S. and Squire, I., 2017. Acute heart failure: definition, classification and  

epidemiology. Current heart failure reports14(5), pp.385-392.

Puspita, Dian, dkk., 2020. Penggunaan Ventilasi Mekanik pada Gagal Jantung Akut.

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online