Kenali Penyakit: Flu Burung

Penyakit flu burung/ Avian Influenza adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza yang secara alami menginfeksi bangsa burung. Penyakit flu burung bersifat zoonosis atau dapat ditularkan melalui hewan, dalam hal ini ditularkan melalui unggas.

Virus influenza tipe A adalah agen penyebab penyakit flu burung. Virus influenza termasuk famili Orthomyxoviridae. Virus influenza tipe A dapat menyebabkan wabah penyakit karena sifatnya yang mudah berubah bentuk. Adapun jenis agen penyebab flu burung yang paling ganas adalah dari subtype A H5N1.

Sebelum menimbulkan gejala, virus influenza tipe A berinkubasi terlebih dahulu pada unggas selama 1 minggu, lalu setelah itu virus tersebut akan masuk ke tubuh manusia dan berinkubasi lagi sekitar 1-3 hari. Ketika inkubasi selesai barulah setelah itu timbul gejala-gejala pada tubuh manusia yang terinfeksi, menandakan tubuh sedang memberi sinyal bahwa saat ini keseimbangan dan kondisi tubuh sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.

Gejala yang dialami oleh penderita flu burung pada manusia diantaranya demam (suhu diatas 38C), batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, nafsu makan hilang, diare, muntah-muntah, peradangan di paru-paru, yang mana jika hal ini tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian. Karena gejala awal yang ditimbulkan hampir sama dengan penyakit infeksi lainnya yaitu demam, maka untuk membedakannya dapat dilihat dari riwayat anamnesis atau wawancara pasien, apakah sebelumnya sudah pernah berkontak dengan unggas, dsb. Lalu setelah itu dapat dilihat dan diidentifikasi lebih lanjut berdasarkan pemeriksaan lanjutan.

Penularan flu burung dapat melalui kontak langsung dengan burung/ unggas yang sudah terinfeksi, melalui perdagangan unggas, melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi virus flu burung, dan juga dapat terjadi jika manusia telah menghirup udara yang mengandung virus flu burung.

Pengobatan penderita flu burung meliputi:

  1. Pasien dirawat dalam ruang isolasi selama kurang lebih 7 hari. Hal ini untuk menghindari penularan lewat udara.
  2. Pemberian oksigen bila terdapat sesak napas.
  3. Hidrasi dengan pemberian cairan infus.
  4. Pengobatan terhadap gejala flu seperti pemberian penurun panas, penghilang pusing dll.
  5. Pemberian obat anti virus sesuai dengan resep dokter.

Daftar Pustaka

Kementrian Kesehatan RI. 2005. Pedoman Penanggulangan Penyakit Flu Burung (Avian Influenza) pada Manusia. Diakses pada tanggal 31 Agustus 2021 dari https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/blb/article/download/1238/665/

Elytha, Fauziah. 2011. Sekilas Tentang Avian Influenza. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas.

Aini, Nurul. 2007. Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Flu Burung dengan Perilaku Pencegahan Terjadi Flu Burung. Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online