Kenali Penyakit: Fibromatosis

  1. Pengertian

Fibromatosis adalah penyakit yang proliferasi sel fibroblast yang memiliki pertumbuhan yang infiltrative yang pada umunya terjadi pada usia 35-41 tahun, dan diduga penyakit ini disebabkan karena faktor genetic dan trauma. Gambaran fibromatosis ini cukup bervariasi, tergantung pada tempat. Sebagian lesi bermanifestasi sebagai nodus yang berbatas tegas dan sebagian lain tampak sebagai massa infiltrative dengan batas yang tidak jeals

            Penyakit ini dibagi menjadi dua jenis superfisial dan dalam. Fibromatosis superfisial yang mencaku seperti fibromatosis palmar (kontraktur dupuyutren) dan fibromatosis penis (penyakit peyronie), yang timbul di fascia superfisial. Lesi superfisial biasanya lebih tidak bahaya dibandingan lesi letak dalam dan pada umumnya menimbulkan perhatian klinis karena kecenderungannya menyebabkan deformitas pada struktur yang terkena. Fibromatosis profundal mencakup apa yang disebut tumor desmoid yang timbul di abdomen dan otot badan setelah ekstremitas.

  • Gejala dan Tandanya

Fibromatosis diidentifikasi menjadi 2 kelompok klinikopatologis utama

  1. Fibromatosis superfisial

Mencakup entitas, seperti fibromatosis palmar (kontraktur Dupuytren) dan fibromatosis penis (penyakit Peyronie), timbul di fasia superfisialis.

Gejala : terdapat lesi superfisial dan bersifat lebih tidak berbahaya dibanding yang profunda, umumnya menimbulkan perhatian klinis karena kecenderungan menyebabkan deformitas pada struktur yang terkena.

  • Fibromatosis profunda

Mencakup apa yg disebut dengan tumor desmoid yg timbul di abdomen dan otot badan serta ekstremitas.

Gejala: terdapat lesi dan mungkin timbul tersendiri, Suatu penyakit dominan autosomal yg ditandai dengan polip adenomatosa kolon, Osteoma tulang dan fibromatosis. Dibandingkan dengan lesi superficial yang profunda lebih cenderung untuk kambuh dan agresif secara local.

  • Penanganan

Penanganan penyakit fibromatosis ini dapat dilakukan dengan cara

  1. Pengawasan aktif

Pengawasan aktif dapat menjadi pilihan bagi penderita tumor desmoid yang tidak menimbulkan gejala atau melibatkan organ vital. Sementara beberapa tumor desmoid dapat tumbuh dengan cepat, yang lain tumbuh lambat, tetap berukuran sama, atau menyusut tanpa pengobatan aktif. Selama pengawasan aktif, pasien dipantau secara ketat dengan pemeriksaan dan tes berkala (lihat Diagnosis) untuk melihat perubahan tumor.

  • Operasi

Pembedahan adalah pengangkatan tumor dan beberapa jaringan sehat di sekitarnya selama operasi. Pembedahan dulunya merupakan pengobatan standar untuk tumor desmoid Selain itu, tumor desmoid yang kambuh setelah operasi seringkali lebih agresif. Namun, operasi terkadang masih menjadi pilihan pengobatan yang berhasil untuk beberapa pasien.

  • Terapi Radiasi

Terapi radiasi adalah penggunaan sinar-x berenergi tinggi atau partikel lain untuk menghancurkan sel tumor. Karena tumor desmoid jarang terjadi, sangat penting untuk berbicara dengan ahli onkologi radiasi yang berpengalaman merawatnya. Kebanyakan ahli sarkoma tidak merekomendasikan terapi radiasi untuk tumor desmoid.

  • Kemoterapi

Kemoterapi adalah pengobatan yang membunuh sel tumor dan mencegahnya tumbuh, membelah, dan membuat lebih banyak sel. Sel tumor tumbuh dan membelah lebih cepat dari sel normal. Namun, sel-sel normal juga tumbuh dan membelah, sehingga efek samping kemoterapi adalah karena efek pengobatan pada sel-sel normal yang tumbuh dan membelah.

Daftar Pustaka

  • Robbins, dkk. 2007. Buku Ajar Patologi. Robbins Basic Pathology. Ed.1. Vol.1.
  • Prajoko, Yan Wisnu. 2018. A Closer Look at Advanced Breast Cancer & Soft Tissue Sarcoma. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
  • https://www.cancer.net/cancer-types/desmoid-tumor/types-treatment diakses pada tanggal 30 agustus 2021 pada pukul 22.21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online