Kenali Penyakit: Faringitis Kronik

  1. Apa itu faringitis kronik?

Faringitis atau nyeri tenggorokan adalah peradangan pada salah satu bagian faring yaitu orofaring. Walaupun kebanyakan faringitis dapat sembuh sendiri dan memiliki durasi yang singkat, terdapat kemungkinan bahwa faringitis dapat berkembang menjadi faringitis kronik. Faringitis kronik berarti radang tenggorokan yang sudah berlangsung lama, disertai dengan perasaan mengganjal pada tenggorokan. Berbeda dengan faringitis akut, faringits kronik lebih susah sembuh. Penyakit ini sulit dibedakan dengan tonsilitis kronik dan laryngitis kronik.

  • Apa saja penyebab faringitis kronik?

Faringitis biasanya disebabkan oleh adanya infeksi oleh bakteri atau virus. Selain itu, faringitis juga dapat disebabkan oleh alergi, kanker, dan toksin. Sekitar 50—80% penyebab faringitis adalah virus dengan jenis rhinovirus, influenza, adenovirus, coronavirus, dan parainfluenza.

Infeksi oleh bakteri biasanya menyebabkan faringitis yang lebih parah dan dapat terjadi setelah infeksi virus. Infeksi bakteri yang paling umum terjadi pada faringitis kronik adalah bakteri jenis Streptococcus beta-hemolitik grup A (SBHG). SHBG menyebar melalui penyebaran droplet dan mulai menunjukkan gejala selama 1—4 hari. Selain SHBG, faringitis kronik juga dapat disebabkan bakteri lain seperti Corynebacterium diphteriae, Neisseria gonorrhoeae, dan Arcanobacterium haemolyticum.

  • Seberapa sering faringitis kronik terjadi pada populasi dunia?

Faringitis kronik adalah penyakit yang sering terjadi dengan durasi yang panjang. Sekitar 1 dari 3 orang di seluruh dunia pernah mengalami penyakit faringitis kronik. Faringitis kronik umum ditemukan di seluruh negara, tetapi lebih tinggi pada negara yang memiliki kualitas udara buruk. Di Cina, angka faringitis kronik lebih tinggi karena pola makan, faktor lingkungan, dan kesalahan dalam mengonsumsi antibiotik.

  • Bagaimana gejala faringitis kronik?
  • Nyeri tenggorokan
  • Kesulitan berbicara
  • Frekuensi suara menjadi lebih kecil
  • Rasa tidak nyaman pada tenggorokan
  • Demam
  • Batuk
  • Bagaimana cara menyembuhkan faringitis kronik?

Secara umum, faringitis biasanya dapat sembuh sendiri. Apabila faringitis sudah berlangsung lama, pengobatan yang biasa diberikan adalah antibiotik jenis penicillin atau amoxicillin. Faringitis kronik juga dapat diatasi dengan proses operasi bernama adenotonsilektomi apabila faringitis terjadi 3 kali atau lebih dalam setahun.

Daftar Pustaka

C. Murray, R., S. K. Chennupati. 2012. “Chronic Streptococcal and Non-Streptococcal Pharyngitis.” Infectious Disorders – Drug Targets. Philadelphia: Department of Otolaryngology.

Li, Zhichao, Jilin Huang, Zhiping Hu. 2019. “Screening and Diagnosis of Chronic Pharyngitis Based on Deep Learning.” International Journal of Environmental Research and Public Health. China: Peking University.

Wolford, Robert W., Schaefer, Timothy J. 2020. “Pharyngitis.” PubMed. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online