Kenali Penyakit: Demam Berdarah Dengue/DBD

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) termasuk salah satu penyakit yang sudah sering terjadi dan sangat familiar di telinga masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat 16.320 kasus DBD dari bulan Januari  hingga 14 Juni 2021. Penyakit ini juga menjadi salah satu penyebab kematian masyarakat di Indonesia.

            Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk. Nyamuk Aedes aegypti betina menjadi kunci utama dalam penularan virus ini. Awalnya nyamuk mengigit manusia yang di dalam tubuhnya terdapat virus. Sebelum dapat ditularkan kembali pada manusia, virus akan berkembang biak dalam waktu 8-10 hari di kelenjar liur nyamuk. Jika virus sudah berkembang biak, maka nyamuk akan menjadi infektif dan dapat menularkan virus selama hidupnya. Ktika virus sudah masuk ke dalam tubuh manusia, virus akan mengalami inkubasi selama 4-6 hari sebelum timbul penyakit. Penularan dari manusia ke nyamuk terjadi apabila nyamuk mengigit manusia ketika 2 hari sebelum panas hingga 5 hari setelah timbul demam.

            Terdapat gejala klinis dan tanda penyakit yang sering timbul antara lain demam, muntah, nyeri otot dan sendi, ruam, badan terasa lemah dan lesu, rendahnya sel darah putih dan trombosit dalam tubuh, serta perdarahan yang menimbulkan syok sehingga dapat menyebabkan kematian. Selain itu pada kulit pasien DBD akan muncul bintik bintik merah.

            Menurut WHO terdapat 3 fase pada demam dengue yaitu fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan. Ketika fase demam, secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama 2-7 hari disertai dengan wajah kemerahan, muncul bercak kemerahan pada kulit, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, mual dan muntah. Pada fase kritis, suhu tubuh akan turun menjadi 37,5 – 38°C atau kurang. Penurunan suhu terjadi pada hari ke 3-8 dari penyakit. Pasien juga akan menglami perubahan tekanan darah dan denyit nadi yang diawali dengan peningkatan kadar sel darah merah dalam darah. Setelah fase kritis, pasien akan memasuki fase penyembuhan. Fase ini dapat dilihat dari keadaan umum yang membaik, gejala saluran pencernaan yang membaik, nafsu makan kembali normal dan status aliran darah dalam tubuh menjadi stabil.

            Pengobatan pada penyakit DBD bersifat meredakan gejala umum (simptomatik). Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara penggantian cairan tubuh, pasien diberi minum sebanyak 1,5- 2 liter dalam 24 jam (air the dan gula atau susu), dan pemberian oralit. Apabila cairan oral tidak dapat diberikan diakrenakan pasien muntah atau nyeri perut berlebihan, maka bisa melalui pemberian cairan intravena (infus). Pengobatan lain yang dapat mengulangi gejala yaitu  pemberian kompres es di kepala, ketiak, dan perut jika suhu tubuh sudah lebih dari 41°C, pemberian obat anti nyeri, dan pemberian antibiotik jika terdapat infeksi sekunder.

            Dalam upaya pencegahan, hal terpenting ialah pengendalian vektor/penular yaitu nyamuk Aedes aegypty. Terdapat cara efektif yang seirng disebut dengan “3M Plus”, yaitu menutup, menguras, menimbun. Selain itu, melakukan beberapa plus/tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang obat nyamuk, menabur larvasida, memeriksa jentik secara berkala serta disesuaikan dengan kondisi area setempat.

Referensi

A, Sukohar. 2014. Demam Berdara Dengue (DBD). Jurnal Medula, Vol.2, No.2. Lampung: Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Subowo. 2018. Asuhan Keperawatan SDR. T dengan Dengue Hemorargic Fever di Ruang Kirana Rumah Sakit TK. III Dr. Soetarto Yogyakarta. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Ni Putu Nova, dkk. 2015. Perbedaan Profil Laboratorium Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Anak dan Dewasa Pada Fase Kritis. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2021. Demam Berdarah Dengue.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online