Kenali Penyakit: Candidiasis Kutis

Kandidosis merupakan penyakit jamur yang disebabkan oleh spesies Candida, biasanya oleh spesies Candida albicans. Bagian tubuh yang biasa terkena kandidosis yaitu mulut, vagina, kulit, kuku, bronki, atau paru, kadang-kadang dapat menyebabkan septikemia, endokarditis atau meningitis.

Gejala Kandidosis

Gejala yang ditimbulkan kandidosis terhadap penderitanya tergantung pada lokasi infeksinya, sebagai berikut:

  1. Kandidosis mulut (thrush)
  2. Terdapat bercak putih atau kuning di lidah, bibir, gusi, langit-langit mulut dan pipi bagian dalam
  3. Di bagian mulut dan tenggorakan mengalami kemerahan
  4. Kulit pecah-pecah disudut mulut
  5. Merasakan nyeri ketika menelan
  6. Kandidosis vulvovaginal
  7. Vagina merasa gatal
  8. Ketika buang air kecil merasakan nyeri dan terbakar
  9. Vagina dan vulva mengalami pembengkakan
  10. Mengalami keputihan yang menggumpal
  11. Kandidosis kulit (cutaneous candidiasis)
  12. Ruam dibeberapa lipatan kulit terasa gatal seperti ketiak, selangkangan, sela jari atau dibawah payudara
  13. Kulit menjadi kering dan pecah-pecah

Kapan Harus ke Dokter

Pemiksaan ke dokter harus dilakukan jika mengalami gejala kandidosis untuk menghindari peningkatan faktor resiko terjadinya kandidosis, seperti HIV, kanker dan diabetes. Selanjutkan jika didagnosis mengalami kandidosis, penderita harus melakukan kontrol terjadwal oleh dokter.

Penyebab dan Faktor Resiko Kandidosis

Sistem kekebalan tubuh mempengarui pertumbuhan dan perkembangan jamur Candida. Daya tahan tubuh mengalami kelemahan terhadap beberapa kondisi seperti:

  • Menderita diabetes, HIV/AIDS, kanker, atau menjalani kemoterapi
  • Menderita obesitas dan malutrisi
  • Menggunakan obat kortikosetoid dalam jangka waktu lama
  • Menggunakan antibiotik dalam jangka waktu lama

Faktor resiko terjadi kandidosis pada area kulit dan area kelamin sebagai berikut:

  • Kebiasaan jarang mengganti pakaian dalam
  • Kebiasaan tidak menggunakan pakaian yang tiak menyerap keringat
  • Kebersihan yang buruk
  • Cuaca yang hangat dan lembab

Pengobatan dan Penyegahan Kandidiasis

Obat anti jamur yang dapat digunakan pada penderita kandidosis ialah Amphotericin B, Butoconazole. Caspofungin. Clotrimazole. Flukonazol, Miconazole, Micafungin. Nystatin, Tioconale, Vorikonazol dan Sulfanilamide.

Pencegahan kandidosis dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan dan sistem kekebalan tubuh. Beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan rutin menggosok gigi dan memeriksa ke dokter gigi.
  • Menggunakan pakaian yang bersih, nyaman dan menyerap keringat
  • Mengganti pakaian dan pakaian dalam secara teratur
  • Menggunakan air yang mengalir untuk membersikan area vagina dan menghidari penggunakan panty liner
  • Tidak merokok

Sumber :

Pane, Merry Dame Cristy. 2020. Candidiasis. https://www.alodokter.com/candidiasis (Diakases tanggal 2 September 2021).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online