Kenali Penyakit : Bronkiolitis Akut

Bronkiolitis disebabkan oleh virus yang berbeda-beda dan mempunyai gejala utama berupa batuk, gizi buruk, dan mengi. Penyakit ini merupakan salah satu infeksi pada saluran pernapasan akut yang biasa  terjadi pada anak usia dini. Peradangan saluran napas dan obstruksi saluran pernapasan bawah mengacu pada bronkiolitis akut dan pada umumnya akan menginfeksi anak-anak di bawah dua tahun. Hal ini menjadi penyebab utama rawat inap pada bayi yang masih berusia di bawah usia 6 bulan. Musim dingin menjadi salah satu keadaan bronkiolitis akut sering terjadi.

Angka bronkiolitis mengalami peningkatan sebanyak (188/1000 bayi pada tahun 1996/97 menjadi 265/1000 pada tahun 2002/03) pada kelompok usia ini. Selama tahun pertama kehidupan mereka, sekitar 20% anak-anak mengalami bronkiolitis dari penelitian Amerika Serikat. Gejala bronkiolitis pada umumnya dimulai dengan kongesti atau rhinitis dan batuk lalu menjadi gejala peningkatan gangguan pernapasan seperti mengi dan takipnea. Tingkat keparahan bronkiolitis dapat beragam mulai dari gejala yang tidak begitu berat hingga gagal napas akut sehingga ventilasi invasif dibutuhkan. Virus seperti adenovirus, virus influenza, dan virus parainfluenza  dilaporkan menjadi menyebabkan bronkiolitis akut  sebagai patogen tunggal atau sebagai koinfeksi dengan atau tanpa RSV tetapi virus pernapasan syncytial (RSV) pada umumnya menjadi penyebab 50% hingga  80% dari kasus. Defisiensi imun, Penyakit kardiovaskular, kelahiran prematur, dan penyakit paru kronis meningkatkan risiko kegagalan pernapasan terkait bronkiolitis akut, atau bahkan kematian. Rhinovirus, human metapnomovirus, human bocavirus, Bordatella pertussis, dan patogen atipikal  sebagai penyebab utama bronkiolitis akut dengan menggunakan berbagai teknik reaksi berantai polimerase (PCR). Hal ini dimulai dari saluran pernapasan bagian atas akan dimulai infeksi yang akan menyebar pada saluran udara bagian bawah untuk beberapa hari. Bronkiolus akan mengalami peradangan yang ditandai dengan infiltrasi peribronkial jenis sel darah putih, lalu sel mononuclear Sebagian, dan edema submukosa. Cedera virus langsung dapat menyebabkan kerusakan pada epitel saluran pernapasan baik secara tidak langsung dengan cara mengaktifkan respon imun.  Kerusakan epitel saluran napas dengan nekrosis, sekresi mukus, dan edema yang nantinya akan menyebabkan obstruksi pada aliran udara secara total atau parsial dan dapat menyebabkan hipoksemia disertai peningkatan kerja pernapasan. Pada proses patologis bronkiolitis terdapat kontriksi otot polos yang memainkan peran kecil.

Pada anak di bawah usia 24 bulan bronkiolitis akut akan terjadi berupa mengi pada awalnya menurut The American Academy of Pediatrics (AAP) 2006 Clinical Practice Guidelines for the Diagnosis and Management of Bronchiolitis. Pada anak-anak dengan bronkiolitis jika hasilnya akan dilakukan untuk menentukan penghentian pencegahan palivizumab, memulai  atau kelanjutan/penghentian terapi antibiotik maka akan dilakukan metode diagnosis virus lebih lanjut seperti imunofluoresensi pencuci sekresi hidung atau deteksi antigen atau  aspirasi hidung, tes antigen cepat, dan PCR yang hanya disarankan ketika mengidentifikasi agen virus spesifik . Pemeriksaan selanjutnya berupa  radiografi dada dan studi laboratorium dilakukan jika terjadi kecurigaan klinis setelah mengevaluasi diagnosis banding untuk infeksi bakteri sekunder. Bronkitis akut biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa antibiotik. Selain itu, antibiotik yang tidak diperlukan lebih baik tidak usah dipakai karena akan memberikan efek samping yang berbahaya seperti infeksi Clostridium difficile yang menyebabkan kerusakan usus besar, kematian dan diare.

Daftar Pustaka :

Gökçe Ş, Kurugöl Z, Koturoğlu G, Çiçek C, Aslan A. Etiology, Seasonality, and Clinical Features of Viral Respiratory Tract Infections in Children Hospitalized With Acute Bronchiolitis: A Single-Center Study. Global Pediatric Health. January 2017. doi:10.1177/2333794X17714378

Lehrl S, Kardos P, Matthys H, Kamin W. Validation of a Clinical Instrument for Measuring the Severity of Acute Bronchitis in Children – The BSS-ped. Open Respir Med J. 2018 Oct 26;12:50-66. doi: 10.2174/1874306401812010050. PMID: 30505368; PMCID: PMC6210530.

Kinkade S, Long NA. Acute Bronchitis. Am Fam Physician. 2016 Oct 1;94(7):560-565. PMID: 27929206.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online