Kenali Penyakit : Anemia Defisiensi Besi

Anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari normal. Hemoglobin diperlukan untuk membawa oksigen sehingga jika hemoglobin tidak cukup akan terjadi penurunan kapasitas darah untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Anemia defisiensi besi adalah penyebab paling umum dari anemia di seluruh dunia. Anemia defisiensi besi terjadi karena zat besi yang diperlukan unutk sintesis hemoglobin berada di bawah kadar normal.

Penyebab anemia defisiensi besi bervariasi dari segi usia, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi. Kekurangan zat besi dapat terjadi akibat asupan zat besi yang tidak mencukupi, kebutuhan meningkat, penurunan penyerapan zat besi, atau kehilangan darah. Pada pasien lanjut usia anemia defisiensi besi umumnya disebabkan karena kehilangan darah, sedangkan pada ibu hamil dan anak-anak anemia defiesiensi besi lebih disebabkan karena kebutuhan akan zat besi yang meningkat (untuk proses pertumbuhan). Penyebab lainnya juga dapat disebabkan oleh asupan zat besi yang rendah dan penurunan penyerapan zat besi seperti pada pasien penyakit seliak.  Pada bayi dibawah 1 tahun kebutuhan akan zat besi meningkat, dalam hal ini ASI lebih dapat mencukupi kebutuhan zat besi pada bayi dibandingkan susu sapi karena zat besi yang dapat diserap dari ASI lebih tinggi daripada zat besi yang dapat diserap dari susu sapi sehingga pemberian ASI dapat mencegah terjadinya anemia defisiensi besi pada bayi.

Pasien anemia defisiensi besi akan mengalami gejala-gejala seperti :

  • Kelelahan, kelemahan, pusing dan mengantuk
  • Tangan dan kaki dingin
  • Sakit kepala
  • Sakit dada
  • Sulit berkonsentrasi
  • Kaki kram
  • Detak jantung tidak teratur (kondisi serius)
  • Sesak napas

Dengan tanda-tanda yang menyertai seperi :

  • Kulit pucat
  • Kuku cekung seperti sendok
  • Pembengkakan atau nyeri pada lidah
  • Pecah-pecah di sisi mulut

Untuk menentukan tingkat keparahan anemia dapat dilakukan tes kadar hemoglobin (Hb). Anemia ringan jika Hb 10-14 g/dL , Anemia sedang  jika Hb 6-10 g/dL , dan Anemia berat jika Hb < 6 g/dL.

Pengobatan anemia defisiensi besi yang paling umum adalah pemberian suplemen zat besi oral. Penggunaan sumplemen zat besi harus dikonsumsi sebelum makan untuk meningkatkan penyerapannya karena asam lambung akan memfasilotasi penyerapan zat besi. Respon pengobatan akan terlihat paling cepat 14 hari yang terlihat dari peningkatan kadar hemoglobin. Suplementasi zat besi harus dikonsumsi selama 3 bulan untuk mengembalikan kadar hemoglobin ke keadaan normal dan harus dilanjutkan setidaknya selama satu bulan bahkan setelah hemoglobin kembali ke tingkat normal.

Ferrous sulfate adalah terapi suplementasi zat besi yang murah dan efektif, biasanya diberikan dalam dua sampai tiga dosis terbagi setiap hari. Efek samping dari zat besi oral termasuk sembelit, mual, nafsu makan menurun, dan diare. Pemberian zat besi intravena mungkin diperlukan jika pasien tidak toleran terhadap zat besi oral atau memiliki malabsorpsi seperti penyakit seliak. Meskipun pemberian zat besi intravena lebih andal dan cepat didistribusikan ke tubuh daripada zat besi oral, hal itu tidak memberikan peningkatan kadar hemoglobin yang lebih cepat.

Selain itu, dokter juga akan menyarankan kepada pasien untuk menjalankan gaya hidup sehat, meningkatkan asupan harian makanan yang kaya akan zat besi, meningkatkan asupan vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi, serta tidak meminum teh hitam karena dapat mengurangi penyerapan zat besi.

Daftar Pustaka

Nurbadriyah, Wiwit. (2019). Anemia Defisiensi Besi. Malang: Deepublish

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization)

Warner MJ, Kamran MT. Iron Deficiency Anemia. [Updated 2021 Aug 11]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448065/

The National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Iron Deficiency Anemia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
Selamat Datang di Chat Dokter Online
Selamat Datang di Chat Dokter Online