Tidak Perlu Khawatir, Vaksin COVID 19 Dijamin Aman

Jakarta (30/8) – Angka Covid-19 terus melonjak sejak diumumkan sebagai pandemi oleh World Health Organisation bulan Maret tahun 2020 kemarin. Covid-19 atau Coronavirus Disease 2019 merupakan suatu penyakit respirasi yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China pada tahun 2019 kemarin. Tercatat pada 30 Agustus 2021, terdapat 4.079.267 kasus positif dan 132.491 kasus meninggal secara akumulatif. Peningkatan angka kasus positif Covid-19 menuntut pemerintah untuk mengimplementasikan suatu strategi untuk memutus rantai penularan penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-COV-2 ini.

Salah satu cara efektif untuk menghentikan wabah Covid-19 adalah pelaksanaan vaksinasi. Vaksin terbukti mengurangi kematian, mencegah sakit, dan meningkatkan angka kesembuhan. Vaksin merupakan imunisasi sekunder yang berisi antigen, yaitu mikroorganisme atau bagiannya atau zat yang dihasilkannya yang telah diolah sedemikian rupa sehingga dapat memberikan perlindungan tubuh. Perlindungan ini diberikan agar seseorang memiliki kekebalan spesifik dalam tubuh. Kekebalan ini menyebabkan seseorang tidak sakit atau hanya mengalami gejala ringan saat terpapar dengan suatu penyakit.

Proses penelitian dan perkembangan vaksin berjalan sangat cepat dengan waktu evaluasi post vaksinasi yang terbatas. Hal ini menyebabkan kekhawatiran pada masyarakat. Ditambah pula beberapa jenis efek samping yang membuat masyarakat semakin khawatir. Efek samping itu dikenal sebagai KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Gejala yang dapat terjadi pada KIPI adalah nyeri pada lengan di tempat suntikan, nyeri sendi, menggigil, mual atau muntah, rasa lelah, demam, dan menggigil.

Meskipun demikian, telah dijalankan banyak pengujian untuk menentukan keamanan vaksin, berupa simulasi komputer, eksperimen hewan, dan percobaan ke manusia. Simulasi komputer walaupun memungkin melihat perkembangan model baru. Eksperimen dengan hewan dapat menggambarkan efek samping jangka pendek dan panjang karena hidup hewan yang singkat sebagai analogi hidup manusia. Respon yang terlihat pada hewan dapat mencerminkan respon yang akan terjadi pula pada manusia. Lain hal dengan percobaan manusia, keuntungan yang didapat lebih banyak dibandingkan dengan eksperimen dengan hewan. Pertama, tidak ada kekhawatiran terkait perbedaan efek antar spesies yang berbeda. Kedua, percobaan manusia dapat meniru pengalaman hidup sebenarnya dengan tambahan berbagai macam stresor toksik.

See also  Menjaga Massa Otot dan Tubuh Ideal Selama Work From Home

Dalam mengimplementasikan suatu vaksin, dibutuhkan keuntungan yang lebih banyak dari kerugian yang didapat. Keuntungan yang dimaksud adalah efektivitas vaksin dalam mencegah suatu penyakit dan kerugian yang dimaksud berupa efek samping yang dialami. Oleh karena itu, vaksin yang beredar di masyarakat, dijamin memberikan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan kerugiannya.

Pandemi Covid-19 ini membuat banyak masyarakat resah dan takut. Pemerintah telah mengimplementasikan program vaksin bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Namun, proses penelitian yang cepat dan efek samping yang ada, membuat masyarakat ragu mengenai keamanan vaksin. Untungnya, vaksin telah melewati berbagai macam jalur uji keamanan untuk memastikan keuntungan yang didapat dari vaksin melebihi kerugian yang dapat dialami. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu lagi meragukan keamanan vaksin.

Referensi

covid19.go.id. (n.d.). Beranda | Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. [online] Available at: https://covid19.go.id/.

Elidya, A., Nasser, G., Dhanu, I., Himayani, R. and Ismunandar, H. (2021). VAKSIN CORONA VIRUS DISEASE 2019. Medical Profession Journal of Lampung, [online] 11(1), pp.141–144. Available at: http://journalofmedula.com/index.php/medula/article/view/176/217 [Accessed 30 Aug. 2021].

Husada, D. (2020). Vaksin SARS-CoV-2: Tinjauan Kepustakaan. Journal Of The Indonesian Medical Association, [online] 70(10), pp.228–242. Available at: http://mki-ojs.idionline.org/jurnal/article/view/254/176 [Accessed 30 Aug. 2021].

Kostoff, R., Briggs, M., Porter, A., Spandidos, D. and Tsatsakis, A. (2020). [Comment] COVID‑19 vaccine safety. International Journal of Molecular Medicine, 46(5), pp.1599–1602.

Wu, Q., Dudley, M.Z., Chen, X., Bai, X., Dong, K., Zhuang, T., Salmon, D. and Yu, H. (2021). Evaluation of the safety profile of COVID-19 vaccines: a rapid review. BMC Medicine, 19(1)