Bahaya Dibalik Memakai Headset yang Perlu Anda Ketahui

Oleh dr.Andy Andrean ; Direview oleh : dr.Rachmat Hidayat, M.Sc & dr. Patricia Wulandari, Sp.KJ

Mendengarkan musik atau menonton film dengan menggunakan headset memang terasa lebih menyenangkan. Namun, tahukah anda terdapat bahaya yang mengancam jika kebiasaan tersebut dilakukan secara terus menerus? Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan pemakaian headset dengan volume tinggi (lebih dari 70 dB) secara terus menerus dapat membahayakan fungsi pendengaran.

            Gangguan pendengaran dapat terjadi bila anda terpapar suara sangat keras dalam waktu singkat atau terpapar bising diluar batas aman dalam jangka panjang. Tingkat kekerasan suara yang direkomendasikan WHO yakni dibawah 80 dB. Pemakaian headset dengan volume keras dapat menjadi sumber paparan Bising.

Gejala terganggunya fungsi pendengaran akibat terpapar bising yang berkepanjangan berupa sulitnya medengar percakapan di  tengah kerumunan atau tempat  ramai. Tinnitus atau telinga berdengung juga dapat dijumpai sebaga gejala penurunan fungsi pendengaran. Gejala-gejala tersebut dapat semakin bertambah parah jika terkena paparan bising terus menerus. Bahkan jika sudah berat dapat menyebabkan hilangnya fungsi pendengaran seseorang. Gangguan tersebut dapat berefek secara permanen karena  merusak sensor pendengaran kita. Jika hal tersebut sudah terjadi, maka anda akan membutuhkan alat bantu dengar untuk membantu fungsi  pendengaran anda.

            Pemakaian headset juga meningkatkan resiko infeksi pada telinga yang dapat menyebabkan fungsi pendengaran terganggu. Pemakaian headset yang terlalu lama akan mengganggu fungsi pembersihan liang telinga dan dapat menumpuk kotoran pada liang telinga. Tertumpuknya kotoran di liang telinga dapat menjadi tempat berkembangnya kuman. Headset yang tidak bersih juga dapat menjadi media penularan bakteri maupun jamur.

Berikut ini adalah tips dalam menggunakan headset yang aman bagi telinga Anda. Dalam memakai headset terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan yakni:

See also  Latihan Kardio Di Tengah Pandemi

Batas waktu dan volume saat memakai headset

Batas waktu penggunaan yang disarankan WHO baiknya tidak lebih dari 1 jam dan mengatur volume tidak melebihi 60% volume maksimal. Penggunaan headphone pada tingkat suara yang lebih tinggi dari 60% volume maksimal dapat menyebabkan kerusakan dalam waktu kurang dari satu jam. Sampai saat ini belum terdapat rekomendasi dari WHO berapa lama jeda waktu untuk mengistirahatkan pendengaran anda untuk melanjutkan pemakaian headset, namun ada baiknya jika anda mengambil jeda waktu sejenak sebelum melanjutkan pemakaian atau menggunakan volume terkecil sesuai kenyamanan Anda.

Kebersihan telinga dan headset

Telinga dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan yang terdapat di liang telinga berperan untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya untuk masuk ke dalam telinga. Tidak disarankan untuk memakai cotton bud atau sesuatu lainnya ke dalam telinga. Memasukkan cotton bud  ke dalam telinga justru berisiko untuk mendorong kotoran telinga masuk ke dalam. Telinga yang selalu dalam kondisi basah atau kelembaban telinga yang berlebihan dapat memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Oleh karena itu, penting untuk menjaga telinga agar tetap kering.

Selain kebersihan telinga, kebersihan headset penting diperhatikan. Headset adalah barang elektronik yang rentan terkena bakteri. Jika headset tidak dibersihkan, berpotensi membuat infeksi pada telinga. Terlebih jika headset digunakan oleh lebih dari satu orang. Untuk itu, ada baiknya membersihkan headset dari bakteri atau kotoran yang menempel. Cara membersihkannya bisa menggunakan cairan desinfektan. Bantalan headset juga harus dibersihkan. Pasalnya, bantalan headset rentan terkena keringat dan debu. Anda bisa membersihkan bantalan ini menggunakan lap basah dengan sedikit air sabun.

Telinga kita adalah organ yang penting dalam kehidupan kita untuk fungsi pendengaran. Pendengaran  merupakan suatu anugrah bagi kita untuk mengenali hal-hal unik di sekitar kita. Sudah jadi kewajiban kita merawat dan menjaga fungsi pendengaran kita. Apabila anda merasa pendengaran terganggu atau ada keluhan di organ telinga sebaiknya segera berkonsulasi dengan dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) terdekat.

See also  Pentingnya Serat untuk Tubuh Anda