Pentingnya Serat untuk Tubuh Anda

oleh dr. Andy Andrean

direview oleh : dr. Rachmat Hidayat, M.Sc & dr. Patricia Wulandari, Sp.KJ

Serat merupakan suatu bentuk karbohidrat kompleks yang tidak dapat dipecah oleh tubuh menjadi gula sederhana. Serat ternyata menyimpan banyak manfaat yang baik untuk tubuh kita khususnya pencernaan kita. Serat dapat anda  peroleh dari makanan tinggi serat seperti sayuran,  buah-buahan, kacang-kacangan, dan gandum. Salah satu contoh makanan tinggi serat yaitu oat gandum. Dalam 100 gram oat gandum terdapat 10 gram serat. Rekomendasi asupan serat dari kementrian kesehatan dalam PMK kecukupan gizi nomor 28 tahun 19 yakni untuk laki-laki dan perempuan usia 19-50 tahun berkisar  antara 30-36 gram per hari. Berikut manfaat serat untuk tubuh kita:

Mengatasi masalah pencernaan

Serat akan menyerap air saat berada di usus besar sehingga dapat melunakan tinja. Masalah konstipasi dan ambeien atau wasir yang ringan dapat diatasi dengan meningkatkan konsumsi serat. Konsistensi tinja yang lunak juga mencegah terjadinya luka disekitar anus dan mencegah pecahnya pembuluh darah saat ambeien.

Mengurangi berat badan

Serat dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Serat termasuk salah satu bahan yang sulit dicerna sehingga membutuhkan waktu lebih lama bagi organ pencernaan untuk mengolahnya. Hal inilah yang memberika rasa kenyang yang lebih lama. Dengan rasa kenyang yang bertahan lebih lama kita dapat mengontrol asupan kalori kita dengan lebih mudah.

Membantu mengurangi kadar gula darah

Serat larut dapat mengurangi penyerapan gula di usus sehingga mencegah terjadinya kenaikan gula darah secara tiba tiba setelah makan. Serat larut juga diketahui memiliki indeks glikemik yang rendah. Indeks glikemik adalah penggolongan makanan karbohidrat. Semakin tinggi indeks glikemik makanan maka, akan semakin tinggi kenaikan gula darah seseorang setelah memakannya.

See also  Efikasi dan Efektivitas Vaksin, Apa Perbedaannya ?

Membantu  menurunkan kolestrol

Kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) memiliki dampak yang buruk bagi  tubuh kita. Kolestrol LDL berperan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Dengan konsumsi serat dapat menurunkan kadar kolestrol di tubuh. Serat akan mengikat asam empedu beserta kolesterol sehingga dapat dibuang melalui feses.

Mengurangi resiko kanker usus besar

Kanker usus besar merupakan penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak nomor tiga di dunia. Banyak penelitian menunjukan mereka yang terkena kanker usus besar ternyata jarang mengonsumsi serat penelitian Imperial Collage of London menyatakan konsumsi 10 gram serat sehari dapat mengurangi risiko terkena kanker usus  besar sebesar 10%. Serat dapat meningkatkan pertahanan usus dari kanker . Studi  yang dilakukan University of Gothenburg and Sahlgrenska terhadap beberapa penelitian menjelaskan serat mampu menjaga keseimbangan mikrobiota atau bakteri baik di usus. Bakteri tersebut  mampu memberikan perlindungan terhadap usus dari bakteri yang dapat merusak dinding usus. Kerusakan dinding usus yang berlangsung terus menerus dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

Mengingat banyaknya manfaat serat, alangkah baiknya kita juga memasukan serat dalam menu pola makan kita secara rutin. Perlu diingat mengonsumsi terlalu banyak serat secara bersamaan dapat menyebabkan perut menjadi kembung. Hal yang terpenting  yakni tetaplah menjaga asupan gizi seimbang secara cukup dari aneka ragam makanan.